jump to navigation

Mengapa Indonesia Kalah dengan Amerika Juli 27, 2007

Posted by irvan132 in Uncategorized.
trackback

Sebenarnya, tulisan ini hanya pemikiran saya saja. Pemikiran yang terkesan terlalu natural. Kita sering berpikir bagaimana cara untuk mengalahkan Amerika dalam segi apapun. Bahkan pemimpin kita pun pasti memiliki keinginan seperti itu. Setidaknya, sebelum mendahului, bangsa kita bisa sejajar dengan Amerika. Saya berpikir panjang tentang hal ini. Sebagai bangsa Indonesia, saya harus optimis mencapai itu. Akan tetapi, saat saya berpikir ulang, sepertinya hal itu mustahil. Tidak mungkin terjadi. Mimpi ! :(

Ada satu hal yang menyebabkan saya berpendapat seperti itu. Mungkin pendapat saya terlalu mengada-ada. Terlalu ekstrim. Tidak apa-apa, saya harus sampaikan. Namanya juga negara demokrasi, jadi setiap orang berhak menyampaikan pendapat ke muka umum (ha ha ha).

presiden.jpg

Begini, Amerika sudah merdeka sejak tahun 1789. Semenjak merdeka sampai sekarang, sudah terjadi pergantian presiden sebanyak 43 kali. Sedangkan Indonesia, semenjak merdeka dari tahun 1945, hanya 6 kali mengalami pergantian presiden. Kita lihat lebih jauh, dari sini saja Indonesia sudah kalah. Bukan total jumlah presiden yang sudah memimpin, tetapi hasil kerja yang dibuat oleh presiden tersebut. Daftar Presiden Amerika dan Daftar Presiden Indonesia.

Logikanya begini, anggap saja hole (sebut saja begitu) antara Amerika dan Indonesia sama, sebanyak 50 buah. Asumsi, hole ini ada saat kedua negara merdeka. Jadi, sama-sama memiliki permasalahan negara sama ketika baru merdeka. Kita juga berasumsi bahwa setiap presiden mampu menangani satu hole (permasalahan) ketika memimpin. Nah, kalau dihitung-hitung, dari zaman kemerdekaan sampai sekarang, Amerika sudah menyelesaikan 43 permasalahan bangsanya. Sedangkan, Indonesia baru bisa menyelesaikan 6 masalah negara. Kita lihat apa saja yang berhasil diselesaikan. Misalnya, Presiden Soekarno berhasil mengembangkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di kalangan internasional. Okelah, dari sisi politik luar negeri, Indonesia sudah baik. Sekarang, kita beralih ke Presiden Harry S. Truman. Dia mampu mengembangkan teknologi senjata nuklir saat Perang Dunia ke-2. Kota Nagasaki dibuat hancur karena ini. Dari sini juga Amerika berhasil mengembangkan teknologi nuklir mereka.

Jika kita hitung lagi, ternyata Amerika sudah unggul dari Indonesia. Dari sisi teknologi, sosial, politik, ekonomi, dll. Saat ditinjau ulang, secara kasar, kondisi Indonesia dapat saya katakan berada saat presiden ke-9 atau ke-10 Amerika memimpin. Istilahnya, masih negara seumur jagung walaupun kita sudah merdeka lebih dari 60 tahun lamanya. Masalah bangsa Indonesia masih terlalu banyak untuk diselesaikan. Kembali ke atas, jika ada 50 hole, masih ada 44 hole lagi yang harus kita perbaiki. Saya juga tidak tahu sampai kapan lamanya. Jika 1 hole dapat diperbaiki dalam jangka waktu 5 tahun, kita butuh waktu 220 tahun untuk sama dengan kondisi Amerika saat ini. Sangat lama, tapi semua daya dan upaya harus kita lakukan.

nasionalism.jpg

Baiklah, mungkin anda berpikir bahwa Amerika sudah sulit kita kejar. Jadi, tak perlu diungkit-ungkit lagi. Dari sini, kemudian muncul pertanyaan baru. Mengapa Singapura yang baru 6 kali ganti presiden bisa lebih maju dari Indonesia ? Padahal mereka baru membentuk negara tahun 1959, 14 tahun setelah Indonesia merdeka. Okelah, ini karena Singapura merupakan negara persemakmuran. Jadi, mereka tidak berdiri sendiri dalam menjalankan negara. Akan tetapi, apakah hanya itu yang membuat Singapura lebih maju dari Indonesia ? Tentu saja tidak. Pasti ada alasan lain yang membuat Singapura maju seperti sekarang.

Kembali kepada Indonesia. Ada apa dengan Indonesia ? Mengapa bangsa kita menjadi bangsa yang “lambat” untuk berkembang ? Saya bertanya. Hanya pertanyaan bodoh, tetapi sulit untuk menjawab dan membuat Indonesia berkembang. Coba kita renungkan bersama !

Sumber foto : INI dan INI.

Salam,

-IT-

About these ads

Komentar»

1. Luna Moonfang - Juli 27, 2007

tinjauan yg menarik …

*baca lagi ah … dengan ketelitian penuh* :lol:

2. arif - Juli 27, 2007

bob, kayaknya singapura bukan ‘negara perserikatan’ deh, tapi ‘persemakmuran’.
kenapa indonesia ga maju? ada 2 faktor, internal ama eksternal. internal sih semacam kita belum jadi bangsa yang suka bekerja keras, mental korupsi masih tinggi, dsb. eksternal, hambatan dari negara lain karena banyak negara yang akan terancam (ekonomi, politik, hankam, dsb) bila indonesia menjadi negara maju. contoh : singapura, australia, UE, dsb. ini bukan guyonan. tanya aja orang BIN. yah, pokoknya gitu lah

just my 25 rupiah. hihihi :p

3. ridwan - Juli 27, 2007

amerika merdeka dari tahun 1789 bob, 9nya diganti 7.

burung garuda yg jadi lambang negara aja karena terinspirasi dari lambang negara amerika, burung elang.

ga maju2 soalnya mayoritas orangnya mentalnya orang terjajah dan masih ada orang kita yang warisin gen pengkhianat dari jaman perjuangan.

btw, ini tulisan wacana dari lo kan? bukan copy paste terjemahin edit publish? peace ah. :D

4. aribowo - Juli 28, 2007

hasil pemikiran yang bagus, kalo menurut aku seh, mental orang-orang indonesia yang sulit untuk maju makanya susah untuk di ajak maju, maunya enak tapi gak susah dulu

5. phewhe - Juli 28, 2007

loe ngomong apa seh bob, ajojing aja yuk…

6. irvan132 - Juli 30, 2007

@ luna
ah, ini cuma tulisan sebelum gw tidur.

@ arif
udah diperbaiki bos. wah, parah juga ya negara tetangga kita.

@ ridwan
udah dikoreksi bos. thanks. bukan ini murni tinjauan pribadi gw. hehehe

@ aribowo
oh, mental dulu ya. mari kita perbaiki mental masing-masing.

@ phewhe.
gw ngomong negara ini. ngeri banget. hehehe. ajojing ? mau mau ?

-IT-

7. adhityo - Juli 31, 2007

klo menurutku sih, ini karena blm ada visi bersama di antara pemimpin2 kita. presiden satu punya prioritas ini, presiden lain punya prioritas lain. tidak berkesinambungan. satu hal yg bikin semakin tidak berkembangnya negara kita adalah menonjolnya kepentingan2 pragmatis. kebijakan yg diambil bukan karena kesadaran akan visi jangka panjang yang benar2 dibutuhkan, melainkan orientasi meraih dan mengamankan kekuasaan. masing2 politisi, ataupun parpol kebanyakan punya paham seperti ini. ini bisa dilihat ketika menjelang pilkada. coba baca visi kebanyakan dari mereka. jarang ada yg punya visi kuat… adapun yg mereka bicarakan seringkali hanyalah lip service, bagian dari komunikasi politik… tidak lebih…

bandingkan juga dengan tindakan konkrit mereka di luar kampanye… ketika ada bencana, apakah mereka benar2 membantu para korban… bahkan parahnya, ada yg cuma pasang bendera saja…

sblmnya, salam kenal

8. irvan132 - Juli 31, 2007

@ adhityo
salam kenal juga. :D

gw sependapat. jadi negara kita itu tiap ganti presiden, maka ganti juga kebijakan. jadi, ga ada kebijakan yang sustainable untuk jangka panjang. mending, kalo program jangka pendeknya jalan. ini, sepertinya dilakukan hanya sekedar formalitas belaka. tidak serius. capek rasanya nunggu kapan negara ini bisa bangkit. :)

-IT-

9. KnightDNA - Juli 31, 2007

Just my own opinion:
Sederhananya, karena latar belakang budaya (karakter orang-orang negara daerah tropis) yang udah terbentuk sejak lama dan juga karena penjajahnya Belanda. Hehe, apa hubungannya?

Well, coba liat mana negara jajahannya Belanda yang maju? New York (Nieuw Amsterdam) dulu emang daerah koloni Belanda, tapi jadi maju karena dihandle imigran Inggris dan juga (mungkin) Yahudi

Suriname? Ente liat sendiri deh…

Antilla Belanda (Netherlands-Antilles)? setali tiga uang dengan Suriname…

Well, kolonialisme yang diterapkan Belanda (sama juga dengan Spanyol dan Portugal) benar2 “pemerasan yang sebenar-benarnya”. Jadi, kita nggak punya kesempatan untuk mengembangkan ekonomi dan industri kita. Beda dengan jajahannya Inggris (di mana Inggris lebih modern dalam penerapan kolonialisme di negara-negara koloninya).

Trus, ente liat juga, ada nggak negara tropis yang maju? I mean, bener2 maju (Brazil atau Singapura mungkin boleh jadi pengecualian, tapi Brazil belum bisa dikatakan “negara maju”).

Ya, sekali lagi cuman pendapat pribadi gue… Sori kalo gak sependapat… en sori juga kalo kepanjangan hehehe…

10. Mario - Agustus 6, 2007

Hi Salam Kenal Semuanya dan Sang Moderator hehe..

Begini, untuk bisa menang dari AS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita memerlukan terobosan yang besar. Hal ini sangat mungkin direalisasikan dengan berbagai cara yg boleh dikatakan ekstrim di segala bidang. Konkritnya yach yg paling mudah diterapkan dibidang teknologi, jepang boleh dijadikan inspirasi.. bahkan (optimis) bisa jauh lebih cepat daripada jepang. Jadi, tidak perlu menunggu 200 tahunan khan… hehehe

11. irvan132 - Agustus 6, 2007

@ mario
benar sekali. misalnya yang saya tahu politik “mercusuar” Bung Karno saat membangun Monas. saat itu Indonesia sedang krisis, tapi bung karno membangun tumpukan emas. ekstrim dan berhasil kalo menurut saya. :D

-IT-

12. budi darmawan - September 12, 2007

Akan tetapi, apakah hanya itu yang membuat Singapura lebih maju dari Indonesia ? Tentu saja tidak. Pasti ada alasan lain yang membuat Singapura maju seperti sekarang.

Apa alasannya ?? mesti ada artikel ke-2 yang menjelaskan ini.
Pertanyaan konyol lainnya, mengapa ada anak yang masih berusia remaja bisa menungguli kemampuan orang tua dari segi pengalaman ??
Jawaban saya : Bukan kwantitas yang menentukan baik seseorang, sebuah bangsa, sebuah perusahaan atau sebuah keluarga maju tapi kualitas mereka dalam mengisi hari – harinya

13. JOVAN - Oktober 19, 2007

KITA INI BANYAK GEDE GENGSI,TAPI BUTUH!!
TERLALU BNYK BICARA MENGENAI HARGA DIRI,..TAPI BNYK KORUPSI
KADANG POLA PIKIR SO’ NASIONALISNYA SEMPIT’!SAMA MALAYSIA DIGOYANG DIKIT AJA DIAM! WADUHH AMPUN,JGN BICARA MAJU DEHH….

14. irvan132 - Oktober 19, 2007

@ jovan
sebenarnya sikap mental skeptis seperti anda ini yang membuat bangsa kita sulit maju. sebenarnya kita tidak diam, kita itu hanya “melawan” dengan cara yang berbeda. apakah anda tahu kasus musisi malaysia yang menuntut pemerintah mereka untuk membatasi masuknya musisi2 indonesia ke negeri jiran? itu menandakan malaysia tidak perlu kita “hajar” mentah2. cukup dari sisi budaya saja. sekarang ini musik2 indonesia berjaya di malaysia. ini kemajuan. jangan sampai anda buta hal2 seperti ini. bisa jadi 10 tahun lagi, anak2 malaysia hanya tahu lagu2 indonesia daripada lagu dari musisi mereka sendiri.
hanya orang aneh yang tidak menyuarakan kemajuan untuk bangsanya sendiri.

-IT-

15. oekky - November 1, 2007

brur….Negara qt ga akan maju seperti amerika. BUkannya pesimis, akan tetapi realita yg terjadi…60% SDM qt blon siap untuk menerima perkembangan zaman yang semakin rumit dan komplit. SO, solusi nya…mendingan qt ke zaman bambu runcing aje ye…
INDONESIA…betapa Malang Nasibmu….
Maju terus Negaraku….

-peace-

16. irvan132 - November 1, 2007

@ oekky
oke realita. tapi bisa dong maju dikit. ga perlu ekstrim, yang penting konsisten. :D
maju terus, pantang mundur.

-IT-

17. jefry - November 16, 2007

bang irvan mungkin saya dapat menjawab, mengapa singapura lebih maju daripada indonesia?. walaupun singapura 14 tahun berbeda kemerdekaanya dengan negara kita tapi sikap keseriusan untuk memajukan bangsanya perlu menjadi bahan pelajaran. meraka menyadari bahwa untuk memajukan suatu bangsa, suatu bangsa tersebut harus serius membanggun bidang pendidikannya. singapura memiliki banyak perguruan tinggi yang dikelola oleh pemerintah ataupun swasta. dan setiap universitas tersebut harus memenuhi standar yang tinggi yang telah ditentukan oleh negara. nah disini kita dapat melihat keseriusan pemerintah. saya beri contoh satu lagi, bagi warga yang kurang mampu, pemerintah singapura juga tidak menantarkan bergitu saja. mereka dibantu oleh pemerintah.
menurut saya, apabila indonesia ingin maju, para petinggi negara ini harus sangat serius untuk memikirkan nasib rakyatnya bukan sibuk memikirkan bagaimana meraup uang negara sebanyak2nya
wasalam

18. irvan132 - November 16, 2007

@ jefry
saya setuju dengan pendidikan. tapi kurang setuju jika dengan uang pendidikan bisa maju. uang memang penting, tapi bukan segala2nya. yang penting justru kualitas guru. dengan guru yang “baik”, maka pendidikan bisa maju.
info aja, ternyata negara paling maju pendidikannya adalah finlandia. bukan inggris maupun amerika. finlandia menyaring guru2 yang berkualitas dengan sangat baik. jadi, bukan sembarang guru yang bisa mengajar di sana. mungkin itu bisa menjadi acuan. jangan sampai guru2 yang tidak kompeten dibiarkan untuk mengajar. :)

-IT-

19. seti - Desember 23, 2007

ok, topik bagus nih irfan… emmmmmmmm kalo saya begini aja…
1. dibiasakan masyarakat indonesia jangan makan terlalu pedas..karena akan membentuk emosi yang berlebihan (hu hah…).
2. presiden dianjurkan untuk memberi subsidi rumah kepada pengantin baru seperti halnya khadafi di lybia (ya ngga harus rumah lah..tapi appartemen lah yao)
3. dibikin kurikulum baru di bidang pendidikan secara menyeluruh dengan konsep positive crazy supaya masyarakat hidup dengan ketawa-ketiwi, hidup mensyukuri
4. pesawat komersil2 indonesia diwajibkan memasang misile untuk memperkuat angkatan udara jika terjadi agresi dari negara lain ….

20. Faid arinal f - Maret 18, 2009

Klo mnurut aku, sarana prasarana dah d sdiakn oleh pmerintah tnggal muridnya, dy mau blajar atau tdak

21. chairuldaniel - Agustus 17, 2011

amerika termasuk negara dalam nubuatan yg ditakdirkan oleh Tuhan muncul sebagai negara yg ciri2 chasnya sperti binatang yg bertanduk dua atau bison.Dimana sistim 2 partai yaitu demokrat dan republik.Dimana amerika terkenal dgn declaration of indipendancenya atau liberty of all nation.fredom of tear.choi.speak.Dan ini telah terbukti.Peranan amerika dalam membelah keadilan dan kebenaran didunia.Tapi sayang segala sesuatu didunia ini tentunya tidak ada yg abadi bukan? Maaf beribu maaf apa kata nubuatan selanjutnya dgn amerika.jangan jangan akibat harta dan kesenangan dunia ini amerika melupakan the souce of all power from God.des menjadi lupa akan segala galanya sperti kata nubuatan tak seorangpun dpt berjual beli kecuali menerima tanda didahinya atau ditangannya suatu bilangan 666.Apakah ini takdir ilahi.Kalau anda tidak percaya takdir mari bertobatlah turutlah kalam illahi.Selidikilah kalam ilahi sudpya kita semua tak ada yg ketinhalan ketika yesus kristus datang kembali. amin

22. Hetty Napitupulu - November 8, 2011

Menurut pendapat kelompok(hetty,ekalia,flora)
untuk menyetarakan indonesia dengan amerika masih terbilang sulit.why..?????????
indonesia bisanya kan ngomong doank…sibuk ganti program tapi ga ada tindakan.”NO ACTION TALK ONLY”
Sifat EGOISME masih mendarah daging apalagi para pejabat2 negara.mereka berpikir,,apa yah yang bisa kudapat dari negara ini??? tanpa memikirkan apa yang dapat kulakukan untuk memajukan negara ini???????????
kalo sudah begini ceritanya,gimana mau maju……………??
TAPI,,,,,tidak menutup kemungkinan sih indonesia bisa maju,,asalkan indonesia intropeksi diri dan mau berubah…
kami yakin indonesia bisa!!!!!!!!!!!!!!!!!

ayo,,ayo.,,,INDONESIA BISA!!!!!!!!!!!!


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: