Menikmati Bumbu Desa Mei 4, 2008
Posted by irvan132 in Tempat.Tags: bandung, kuliner, restoran
15 comments
Akhir-akhir ini, saya sering mengunjungi restoran bernuansa Sunda. Bukan suatu kebetulan, melainkan sudah bosan dengan tempat-tempat yang itu-itu saja. Lagipula, sekarang ini restoran-restoran yang berkonsep “back to nature” sedang booming. Tampaknya, orang lebih suka terhadap restoran jenis ini dibandingkan restoran franchise. Kalau dulu, kuno jika makan di restoran khas Indonesia. Sekarang, keadaan berbalik, semua orang berbondong-bondong mencari restoran khas Indonesia.
Jumat kemarin, saya berkesempatan mencoba salah satu khas Sunda, yaitu Restoran Bumbu Desa. Restoran ini terletak di Jalan Laswi, Bandung. Jika anda melewati jalan itu, restoran ini sangat mudah ditemukan karena tempatnya cukup khas.
Dari menu makanan yang ditawarkan, sebenarnya hampir sama dengan restoran Sunda lainnya seperti Warung Nasi Bancakan. Hanya saja, lebih beragam. Di sana, yang paling saya suka adalah perkedel jagung. Maklum, sudah lama tidak makan perkedel jagung. Susah mendapatkan perkedel jagung di kota Bandung tercinta ini.
Untuk tata restoran, semuanya kelihatan mewah. Ada gambar-gambar khas yang mencerminkan aroma pedesaan. Menurut saya, ini lebih sekadar untuk menunjukkan brand Bumbu Desa™ tadi.
Restoran ini sangat cocok bagi anda yang ingin mengajak keluarga makan malam di luar. Selain tempatnya luas, suasana yang ditawarkan memang benar-benar untuk keluarga. Saat saya makan di sana, banyak sekali keluarga besar yang makan.
Untuk masalah harga, dapat saya katakan bahwa restoran ini tergolong mahal. Saat saya dan teman-teman makan di sana (6 orang), kami membayar sekitar 200 ribu rupiah dengan lauk pauk yang standar. Berikut ini screenshot makan malam di restoran Bumbu Desa:
Salam,
-IT-













