Siap Hadapi Kenaikan BBM Mei 7, 2008
Posted by irvan132 in Kehidupan.Tags: BBM, harga, standar
17 comments
Isu tentang kenaikan harga BBM mulai diedarkan kembali. Sejak kapan tepatnya, saya tidak tahu. Yang jelas, pemerintah sudah mengambil ancang-ancang untuk menaikkan harga BBM ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa adanya isu ini sebagian besar orang meradang. Semua orang berteriak. Bahkan, ada juga yang sampai menjerit mendengar isu ini.
Sebenarnya, hal ini tidak akan terjadi bila kita sudah siap. Siap segalanya. Siap dalam arti yang sebenarnya. Kenaikan BBM sebenarnya sudah menjadi isu lama. Hal ini karena BBM sudah menjadi kebutuhan pokok. Di samping itu, keberadaan BBM belum dapat tergantikan oleh energi apapun. Kalau sudah seperti ini, secara logika, keberadaan BBM menjadi penting. Menurut akal sehat, segala sesuatu yang penting itu mahal. Artinya, diperlukan pengorbanan untuk mendapatkannya.
Sudah 2 kali pemerintah menaikkan harga BBM. Pertama, pada bulan Maret 2005 sebesar 30%. Kedua, pada bulan Oktober 2005 sebesar 125% (kalau tidak salah). Toh, kita semua sudah masih bisa “survive” di dalam keadaan seperti itu. Semestinya, jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM, kita juga akan “survive” sama seperti dahulu.
Di samping itu, tidak ada pihak yang diuntungkan dengan adanya kenaikkan BBM. Keuntungan apa yang bisa diambil dengan kenaikan BBM? Dengan adanya kenaikan BBM, otomatis semua harga akan naik juga. Semacam efek domino. Kemungkinan besar juga, gaji-gaji pegawai juga akan naik (kalau naik).
Jadi, kenaikan BBM tidak akan menguntungkan siapa-siapa.
Kita juga harus sadar bahwa kita sudah bukan di zaman “kegelapan” lagi. Tidak ada alasan untuk manja-manja lagi. Buka mata anda. Sadar bahwa kita sedang melakukan standardisasi kehidupan. Namanya standar, berarti semua harus mengikuti standar. Standar tidak akan membuat kita sulit, justru itu akan membuat kita memiliki acuan. Sehingga, semuanya akan menjadi jelas dan tidak ada lagi spekulasi-spekulasi yang menyesatkan.
BBM adalah salah satu parameter untuk menentukan standar itu. Intinya cuma satu, siap-siap. Hasil yang optimal akan muncul dari persiapan yang matang. So, siap-siap menghadapi kenaikan harga BBM.
Salam,
-IT-







