jump to navigation

Prinsip Bahagia Mei 24, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags: ,
11 comments

Tadi malam, harga BBM resmi mulai naik. Terhitung sejak tanggal 24 Mei 2008 pukul 00.00 WIB, harga baru mulai diberlakukan. Harga premium menjadi 6.000 rupiah, solar menjadi 5.500 rupiah, dan minyak tanah (kerosin) menjadi 2.500 rupiah. Di samping itu, hari ini dana Bantuan Tunai Langsung (BLT) juga turun. Belum di semua kota memang, hanya 10 kota . Kota lain akan menyusul kemudian. Jumlah dana BLT yang diberikan kepada masyarakat miskin adalah 300 ribu rupiah untuk 3 bulan ke depan. Sisa 4 bulan selanjutnya, akan mulai diberikan pada Bulan September nanti sebesar 400 ribu rupiah.

Yang saya heran adalah tanggapan masyarakat tentang dana BLT ini. Masih banyak yang mengatakan bahwa dana BLT itu sia-sia saja. Bukan solusi yang “tepat” untuk menghadapi kenaikan harga BBM sekarang. Saya hanya tersenyum saja. Menurut saya, dana BLT memang bukan jawaban atas kenaikan harga BBM sekarang. Dana BLT “hanya” solusi sementara saja. Itu sudah jelas. Jadi, untuk anda yang masih mengatakan bahwa dana BLT bukan jawaban, berhentilah mengatakan hal itu. BLT memang solusi jangka pendek. Dan, tolong ini dipahami. Jangan mengulang-ulang lagi bahwa BLT bukan jawaban. :D

Terlepas dari itu semua, saya ingin menyampaikan salah satu prinsip hidup saya. Namanya prinsip bahagia. Sebenarnya, ilmunya sama dengan prinsip ekonomi, tetapi bukan keuntungan objeknya melainkan kebahagiaan.

Inti prinsip bahagia adalah bahwa kebahagian anda tidak didasarkan pada berapa banyak uang anda, tetapi berapa banyak manfaat yang dapat diambil dari uang anda untuk membahagiakan anda.

Sangat sederhana memang, tetapi cukup ampuh untuk saya. Dengan begitu, seberapa pun uang saya, saya bisa memanfaatkannya untuk kebahagiaan saya. Di situ intinya, kita akan mampu mendapatkan kebahagiaan dengan uang berapa pun.

Hubungannya antara prinsip bahagia dengan dana BLT adalah ketika prinsip bahagia tidak membuat para penerima dana BLT merasa kurang atas dana yang diterimanya. Artinya, dengan dana berapa pun, para penerima mampu merasakan kebahagiaan mereka di tengah naiknya harga-harga. Tidak ada lagi sikap mengeluh. Mengeluh tidak akan akan menghasilkan apa-apa, kecuali keluhan itu sendiri. Dan, keluhan tidak akan mengubah apa-apa. Harapan saya, dengan adanya dana BLT dan pengetahuan tentang prinsip bahagia, mereka bisa survive. Jangan dulu berpikir solusi, cukuplah mampu bertahan dengan kenaikan harga-harga. Itu juga tindakan yang bijaksana menurut saya.

Semoga mereka mampu survive dan mendapatkan kebahagiaan mereka dengan dana yang seadanya itu.

Salam,

-IT-