jump to navigation

Little Baghdad Cafe Kemang Juni 17, 2007

Posted by irvan132 in Tempat.
trackback

Akhirnya, saya berhasil juga jalan-jalan ke daerah Kemang. Semalam, yang ikut jalan-jalan adalah saya, Bayu, dan Angga (a.k.a Badak). Mereka berdua adalah mahasiswa STAN angkatan 2004. Perjalanan saya kali ini dimulai dari pukul 10.00 malam. Saya memang sudah berada di rumah kontrakan teman saya itu. Kami berangkat dari sana (Bintaro) menuju Kemang. Karena malam Minggu, suasana lalu lintas menuju Kemang sangat padat. Macet. Maklum saja, Kemang merupakan tempat yang terkenal untuk bersantai (lounge) anak-anak muda Jakarta. Kami baru tiba di depan Kemang jam 11.30 malam.

Kemang merupakan nama jalan di kawasan Jakarta Selatan. Di kiri kanan jalan ini, terdapat banyak sekali kafe untuk bersantai. Salah satu hotel yang ada di sana adalah Hotel Gran Kemang. Di dalam hotel ini pun, ada tempat untuk nge-lounge bernama Bros Lounge. Karena sangat padat, mencari parker untuk mobil sangat sulit. Setelah berputar-putar selama 20 menit, kami belum mendapatkan tempat parkir. Tujuan saya ke sini adalah untuk bersantai dan melihat pergaulan anak-anak Jakarta (ha ha ha). Karena tempat parkir sulit didapat, kami memutuskan untuk bersantai di Little Baghdad Kemang. Tempatnya tidak terletak di Jalan Kemang Raya, tetapi di jalan lain (saya lupa) dekat Jalan Kemang Raya. Walaupun, bukan di Jalan Kemang Raya, parkir mobil tetap saja susah. Eh kebetulan, saat kami masuk, satu mobil keluar. Ya sudah, kami isi saja ruang parkir tersebut.

Di Little Baghdad, kami harus masuk dalam waiting list. Tempat sudah penuh. Lima menit kemudian, kami dipanggil pelayan untuk segera duduk. Kami mendapat tempat di lantai atas. Dari namanya saja, kafe ini bernuansa Timur Tengah. Mulai dari lagu, lukisan, dan pernak-pernik mempunyai ciri khas Timur Tengah. Saya juga melihat banyak sekali tanda tangan para artis yang pernah berkunjung ke sini. Sebut saja Desi Anwar, Fauzi Baadilah, dll. Tanda tangan mereka terpajang rapi di dinding kafe.

shisha.jpg

Untuk menu makanan, sangat beragam masakan Timur Tengah. Harga juga sekitar 30 ribu rupiah bervariasi.😀 Saya memesan Lahan Mashwi, Chocolatte Shake, dan sebuah Shisha. Laham Mashwi merupakan roti tepung yang berisi daging kambing dan ditambah dengan kentang goreng. Daging kambingnya benar-benar terasa. Sangat empuk dan nikmat di lidah. Sebenarnya yang menarik di sini adalah Shisha. Shisha merupakan sebuah penghisap (sejenis bong) dengan berbagai rasa buah. Mulai dari rasa anggur, apel, stroberi, melon, sampai cappuccino juga tersedia. Rasa anggur merupakan favorit, tetapi kami memesan rasa double apel karena rasa anggur sudah habis. Saat Shisha dihisap, aroma apel sangat terasa. Karena baru pertama kali, saya menghisap sedikit. Tentu saja, asapnya tidak keluar. Ternyata, kita harus menghisap sedalam mungkin agar terasa. Saya diajari teman saya itu. Saat menghisap untuk kedua kali, hmm, asap yang keluar sangat banyak. Saya berhasil.😀 Asap Shisha cepat sekali hilang, tidak seperti asap rokok yang pekat. Tentang kesehatan, saya masih belum jelas benar apakah Shisha sama bahayanya dengan rokok. Yang lucu lagi, ternyata Shisha itu habis jika bara api di atasnya sudah mati. Bukan dengan habisnya air di dalam Shisha. Saya sempat tertipu ini (he he he). Kalau menunggu airnya habis, air tersebut tidak akan habis. Sampai tua pun, airnya tidak akan habis walaupun kita hisap terus-menerus.😛 Kami bertiga menghabiskan uang sekitar 200 ribu rupiah “nongkrong” di kafe ini. Harga Shisha sendiri adalah 35 ribu rupiah. Pada jalan-jalan kali ini, saya ada fotonya. Foto saat saya sedang menghisap Shisha (ha ha ha). AKHIRNYA. Foto ini diambil teman saya, Bayu, memakai kamera handphone. Saya dan teman-teman pulang sekitar jam 1.30 dini hari dari kafe. Kami pulang melewati Jalan Mahakam, di sebelah Plaza Blok M, untuk melihat kupu-kupu malam. Ternyata, masih ada juga yang belum laku.😀 Ini merupakan kebiasaan anak muda yang sering pulang tengah malam, jadi maklum saja. Kesimpulannya, perjalanan kali ini sangat menyenangkan. Akhirnya saya bisa nge-lounge di Kemang (yang terkenal itu). Lalu, saya sempat menghisap Shisha, yaitu sejenis “rokok” dari Timur Tengah. Hmm, semuanya mantap. Saya sangat menyarankan buat Anda yang ingin bersantai, Kemang merupakan tempat yang asyik. Silahkan mencoba.😀

Salam,

-IT-

Komentar»

1. Rizki Afta - Juni 17, 2007

Hehehe.. Little baghdad, tempat gw ngerayain ultah gw yang ke-20 tuh.. Emang suasananya cozy banget, tapi buat yang nyari suasana ramai dan pandangan mata indah mah gak cocok di kafe ini, terlalu sepi..

Kalo ke kemang lebih asyik nongkrong di Kemang Food Fest. Disana lebih banyak variasi makanannya, dan yang pasti lebih ramai plus “pemandangan” yang sangat indah disana.. Hahaha.. Tiap kali gw kesana pasti nemuin artis dengan penampilan yang sangat menarik dan tingkah yang aneh-aneh.. Di situ juga ada sisha juga kok..

Oiya, mau ngasih tau. Kadar sisha itu 0.1% nikotin dan 0% tar.

2. affanzbasalamah - Juni 17, 2007

Wah kacau nih anak, bukannya kerja praktek malah jalan2😉 Coba pesen jus kurma nya, enak tuh.

3. irvan132 - Juni 18, 2007

@ Afta

hehehe, bener Ta, tempat agak sepi. terus pemandangannya gw kemaren adalah atep.😀 jadi, lebih enak ngobrol-ngobrol doang. gw ga jadi ke Kemang Food Fest, ga dapet tempat parkir. minggu depan lah dicoba. oh gitu ya Ta tentang kadar Shisha.

@ Mas Affan

wah mas, bosen di kantor terus selama 10 jam tiap hari. jadi jalan-jalan ini, biar ga penat di kosan terus. ntar deh mas, saya pesan jus kurmanya minggu depan.😀

-IT-

4. reza - Juni 18, 2007

ah.. si bob.. makan2 ama temennya, temen yang lama ditinggalin nganggur di kosan😦
tapi, thanks atas kamarmu bob😀

5. wildavy - Juni 19, 2007

ini nih..maen tinggal2 aja..cal-cul gituh…

6. irvan132 - Juni 19, 2007

@ Reza

hahaha, pake aja kamar gw.

@ Wildavy

Kalo istilah kerennya “slonong boy”. ga pake permisi. sorry bos.😀

-IT-

7. tHya - Juli 29, 2007

aku lom pernah coba sisha enak x yah boleh dech kapan2 ke little baghdad ma temen2quw tp ak kurang tahu lokasinya sebelah mana yah?

8. irvan132 - Juli 30, 2007

@ thya
kalo udah di kemang, pasti ketemu. tempatnya agak masuk ke dalem. tanya aja ama orang2 di sana, pasti pada tau.😀

-IT-

9. icha - Desember 19, 2007

hahaha,,,ni tmpat mang bnr” spi,,

paling klo weekend..itu jg gt” duank..
tapi mang asik wat ngobrol” aja..+hang out ma tmn”..

sumpah,,klo lagi ngumpul+lg gila”an,,bisa mpe bengek smua..mskipun 0.1% nkotin,,0% tar.. ttp aj bengek” juga,,

ttp aj acep” jg..

tp congrat d wat little bghdad..brkat adanya tmpat itu g ma tmn” bisa fun,,mskipun ada yang pnya problem nih..wah,,,bisa free tuwh,,nyium wangi”an..ya pan???

hahahaha…

10. AFRIWEN - Juli 1, 2008

-AFRIWEN- Anda membutuh Asisten;Tukang Masak & Bikin Minuman? telah Berpengalaman kerja di cafe; restoran & hotel seperti : Jakarta Convetion Centre ;Hayam Wuruk; Cafe OLa La; Hotel Shangrila; KFC & Hotel Sentral… Hub. AFRIWEN 021-92411790
SUKSES TRZ BUAT YG PUNYA WEBSITE KEREN INI

11. dx - Agustus 11, 2008

Cuma mau ngasih info aja.. Maaf kalo kebanyakan, ya..

RESIKO DI BALIK SHISHA
Oleh: Tempo [15 Januari 2008]
Kehadiran tabungnya sendiri sudah menggerakkan seseorang untuk menjajalnya. Apalagi asap yang disemburkan dari pipa panjang itu aromanya lain. “Shisha kan tidak berbahaya,” ujar Yovie, mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta, dengan nada enteng. Ia sejak beberapa tahun terakhir gemar menyedot rokok ala Timur Tengah itu bersama kawan-kawannya di akhir pekan. Mereka duduk berkeliling dan bergantian menghisap shisha dari satu perangkat. Benar-benar satu untuk semua.

Menghisap sisha sudah menjadi tren beberapa tahun terakhir ini. Pilihannya pun kian beragam, dari kelas bintang lima hingga kafe pinggiran yang menawarkan harga miring. Aromanya bervariasi, dari aroma buah, daun mint, hingga aneka kopi. Kehadiran perangkat merokok ini bahkan menjadi daya tarik kafe. Di negeri ini, kebanyakan orang menyebutnya shisha, tapi sebenarnya cara merokok ini dikenal juga sebagai hookah, narghile, atau goza, bergantung pada bentuk, cara menghisap dan kandungan air sebagai penyaringnya.

Banyak anggapan yang muncul bahwa menghisap tembakau ala shisha tak seberbahaya merokok sigaret biasa. Sebab, kandungan air yang digunakan dalam shisha berfungsi sebagai penyaring racun tembakau yang berbahaya. Pengguna biasanya menghisap asap tembakau dari shisha setelah asap itu melewati gelembung air. Walhasil, menghisap tembakau ala shisha relatif lebih aman dibanding sigaret biasa.

Namun, benarkah anggapan itu? Sebuah penellitian terbaru yang dijabarkan dalam Journal of the American Medical Association awal bulan ini memperlihatkan bahwa perokok shisha sebenarnya lebih banyak menghirup nikotin ketimbang perokok sigaret, wah!

S. Katherine Hammond, Kepala Divisi Ilmu Kesehatan Lingkungan dari University of California, Berkeley, yang bersusah payah melakukan penelitian. “Sebaiknya para pengguna hookah (atau shisha) berpikir dua kali untuk menyalakan pipa tersebut. Aktivitas ini bukan tanpa resiko seperti yang selama ini mereka kira. Justru benar-benar tidak aman,” ujarnya.

Pernyataan Katherine berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 27 mahasiswa yang biasa menghisap shisha selam satu jam dalam tiga malam yang berbeda pada April 2006. Lima mahasiswa lain yang tidak bersentuhan dengan shisha juga diturutsertakan dalam penelitian ini, tapi mereka harus tetap tinggal dalam ruangan dengan mahasiswa yang sedang menghisap shisha.

Sebelumnya, responden harus terbebas dari shisha selama 84 jam sebelum penelitian dilakukan. Kemudian responden menghisap pipa yang didalamnya mengandung air serta 10 gram tembakau Al-Fakher yang dipanaskan dengan menggunakan arang. Selanjutnya peneliti memantau kandungan karbon monoksida pada dua kelompok responden tersebut sebelum dan sesudahnya dengan menggunakan mesin yang didesain untuk mendeteksi perokok.

Hasilnya, rata-rata kandungan karbon monoksida yang dihirup pada perokok shisha mencapai 42 part per million (ppm), lebih tinggi dibanding yang ditemukan pada para perokok sigaret 17 pm. Penelitian juga menemukan kadar karbon monoksida meningkat di ruangan tempat responden menghisap shisha, bahkan bisa mencapai tingkat yang dapat merugikan kesehatan lingkungan. Katherine melanjutkan, pihaknya tidak dapat membandingkan secara langsung penggunaan shisha dengan merokok sigaret. Namun, yang jelas, sama-sama mengadung banyak racun, ucapnya.

Katherine mengalami kesulitan untuk mengetahui secara pasti bentuk penggunaan shisha seperti apa yang dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru atau jantung. Hookah/shisha mungkin saja tidak akan membuat Anda mengidap kanker paru-paru, tapi akan mempengaruhi kesehatan Anda dengan cara lain, inilah penjelasannya.

Thomas Einssenberg, profesor psikologi dari Virginia Commonwealth University, yang juga meneliti penggunaan shisha, memaparkan lebih jauh. Ia mengatakan bahwa penelitiannya menunjukkan mengisap shisha selama 45 menit membuahkan jumlah tar 36 kali lebih tinggi dibanding merokok sigaret selama lima menit. Tar mengandung senyawa unsur utama asap yang dapat menimbulkan kanker. Walaupun belum jelas apakah jenis tar dalam hookah/shisha berbeda dengan tar pada rokok sigaret, ia mengungkapkan.

Edward Rosenow dan koleganya, para ahli paru dari Mayo Clinic, mengatakan, walaupun sudah disaring dengan air, asap tembakau yang diproduksi hookah/shisha masih mengandung zat-zat beracun dengan kadar yang tinggi, termasuk karbon monoksida, logam berat, dan zat yang menghasilkan karsinogen penyebab kanker.

Selain itu, Rosenow menyebutkan, merokok dengan hookah/shisha membawa kadar signifikan dari nikotin, zat yang sangat adiktif di tembakau yang membahayakan tubuh. Jadi merokok dengan menggunakan hookah atau shisha in sama berbahayanya dengan merokok dengan menggunakan sigaret, ia menandaskan. Jadi stop merokok (apa pun)! Nah, apalagi kafe di sejumlah negara sudah terbebas dari asap rokok.

12. cipto - Agustus 22, 2008

saya baru semalam mengisap shisha di medan di lapangan merdeka tepatnya ,itu yg pertama kali,sebelumnya saya adalah ;perokok,awalnya tidak terasa apa2 fun doang sehingga sampai 1 set pertama arang rasa strawbery abis saya langsung continue ke set ke 2 rasa capucino mint.baru pertengahan saya merasakan mual dan keringat dingin.langsung saya kembali ke rumah utk istirahat dan tidur,bangunnya pagi ini rasa mual sudah hilang tapi berganti dengan rasa sakit kepala dibagian belakang sampai tengkuk yg agak lumayan mengganggu.awalnya saya berpikir utk menghentikan kebiasaan merokok saya dengan mengisap shisha ini.tapi setelah pengalaman pertama ini ,saya jadi kapok juga tuk mengisap nya terpaksa beralih kembali ke merokok semula.saya tida bermaksud menyudutkan komunitas penghisap shisha ,saya mengatakan pengalaman saya ini apa adanya,mohon maaf bila yg berkepentingan merasa tersinggung.

13. Oghe - November 8, 2008

The best ever Shisha in town is @ SHISHA Cafe’ @ kemang raya 9 next to Aksara book store (in between Aksara & Mc Donald)…………

14. mr.x - Februari 12, 2009

tolong ganti suasana Lb yang stiap tahun ga ada prubahan

15. mr.x - Februari 12, 2009

naikan gaji karyawan

16. mr.x - Februari 12, 2009

cobain minuman LB deh,namanya AKHRIADE SOOTHIES..
ajib banget booozzzz…..

17. mr.x - Februari 12, 2009

baghdad ajib….
shisha #1 4 me

18. mr.x - Februari 12, 2009

i’m sorry atas comment yang naik gaji,hanya bercada.
he…he…he…

w salah satu custemer littel baghdad,udah lama ga maen kesana nueh.
kangen sma akhriade&shisha nya.

kapan ya kesana lagi???

19. Wesam Alkhateeb - Oktober 21, 2009

Dear Sir or Madam.
I am wesam al khateeb from Syria. a student here in Jakarta. i would like to apply as a part time job i hope that there is an available vacancy at your restaurant…
As little baggdad Restaurant has so many guests that come from Middle East, I think it is good to have somebody who can talk with them and maintain good relationships between the restaurant and its guests.. i can speak Arabic, English and Indonesian..
I am very interested in working with you. I am looking forward to your reply. Thank you.

20. bula glume - April 4, 2013

I know this site gives quality based content and other material, is there any other web page
which provides these stuff in quality?

21. Amy Fap - April 9, 2015

mantaabb gaaan sisha nyaa😀

22. indi - April 14, 2015

Sangat bermanfaat infonya, ditunggu artikel selanjutnya ya

23. alfi - April 14, 2015

Sungguh sajian yang sangat berguna, terimakasih banyak sukses untuk Anda

24. ai sri - April 15, 2015

Infonya sangat menarik, saya sangat suka. sukses untuk Anda

25. risni - April 15, 2015

Bagus, menarik, dan sangat elegan apa yang Anda sajikan ini

26. irna monalika - April 21, 2015

I think your article is very nice😉

27. jackline - April 21, 2015

Your article is very excited, i like it🙂

28. eris - April 22, 2015

i really interest for your topic

29. tiara amalia - April 28, 2015

Infonya sangat bagus, saya suka saya senang semoga Anda sukses !

30. cara menyembuhkan gatal di selangkangan - Mei 15, 2015

Good information, thank for your share boy🙂

31. DF - November 28, 2015
32. obathormonwanitatidakseimbang - Januari 2, 2016

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: