jump to navigation

Nonton Indonesia secara Live Juli 11, 2007

Posted by irvan132 in Berita.
15 comments

Akhirnya, salah satu mimpi saya terwujud. 😀 Karena saya merupakan penggemar berat sepak bola, belum puas rasanya jika saya belum mendukung secara langsung Timnas Indonesia bermain di Piala Asia 2007. Ternyata, kemarin mimpi itu menjadi kenyataan. Saya dan teman-teman menonton langsung pertandingan first match antara Indonesia vs Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

Saya berangkat bersama teman saya, Alvan (EL 04), untuk membeli tiket. Kami berangkat jam 15.00 dari kantor. Wah, saya pulang duluan, tanpa pamit. 😛 Saat tiba di luar stadion, suasana benar-benar padat. Semua orang memakai kostum dengan atribut merah putih. Semua serba merah putih. Hmm, senang sekali bisa berada di sana. Rasa nasionalisme sangat terasa (ha ha ha). Karena belum memiliki tiket, saya memutuskan untuk ikut mengantri. Akan tetapi, yang mengantri sudah sangat banyak walaupun loket masih ditutup. Saya memutuskan untuk menunggu. Wah, saya menunggu selama 1 jam. Kaki saya sudah lelah. 😦 Akhirnya, saya dan Alvan memutuskan untuk mencari tiket di pintu lain. Lalu, ada salah satu penonton yang berkata bahwa tiket dijual di pintu barat stadion. Tanpa pikir panjang lagi, saya bergerak menuju ke sana. Ternyata benar, loket dibuka dan antrian masih “sepi”. Sepi di sini bukan berarti benar-benar sepi, tetapi tidak sepadat antrian pintu lain. 😀 Kemudian, saya mengantri dan berdesak-desakan dengan penonton lain. Suasana benar-benar sudah tidak terkontrol lagi. Tangan saya sampai sakit untuk membeli tiket karena lubang loket sangat kecil. Jadi, hanya cukup untuk satu tangan saja. Sementara, tangan orang lain mencoba masuk saat tangan saya ingin keluar. Wah, benar-benar perjuangan untuk mendapatkan tiket seharga 15 ribu rupiah. Tidak apa-apa, ini demi Indonesia. Salute untuk diri saya sendiri ! 😀

Saat mau masuk ke dalam stadion pun, pintu masih ditutup. Saya tidak tahu sebabnya. Mungkin untuk mencegah penonton tanpa tiket menjebol stadion. Jadi, panitia tidak langsung membuka pintu. Ada jadwal-jadwal tertentu, tidak sekaligus. Di sini, saya menunggu lagi. Saya, Alvan, dan Baskara (baru datang) baru bisa masuk persis setelah Budi Sudarsono mencetak goal untuk Indonesia. Itu kira-kira menit ke-15 babak pertama. Suasana benar-benar ramai. Sorak sorai penonton sangat “menggemparkan” stadion GBK. Sampai-sampai suarana saya tidak terdengar lagi saat penonton bergemuruh. 😀 Puas sekali rasanya saat Indonesia bisa mencetak goal. Bangga. Kapasitas penonton saat itu adalah 65 ribu penonton. Itu saya lihat pada layar dijital yang baru di stadion. Tidak ada lagi layar manual. Semua sudah standar internasional. 😛 Fasilitas stadion juga diperbaiki. Toilet penonton sudah bersih dan tidak bau. Airnya juga mengalir. Nyaman untuk penonton yang ingin ke belakang. Kursi penonton juga sudah rapi. Semua kursi sudah diberi nomor. Walaupun penonton lebih banyak nonton dengan berdiri daripada duduk. 😀 Dasar orang Indonesia.

Yang menarik adalah walaupun saya membeli tiket kategori 4 (yang harusnya di atas), saya dan teman-teman duduk di kursi kategori 3 (di bawah). Saya juga tidak tahu mengapa. Mungkin saja penjagaan masih longgar. Jadi, saya bisa pindah-pindah di dalam stadion. Saya akhirnya duduk di sektor 15 bawah karena pintu keluar lebih dekat dengan shelter Busway Gelora Bung Karno. Enak rasanya bisa menonton Bambang Pamungkas dkk. beraksi dari dekat. 😀 Di babak kedua, saya terpisah dengan teman saya Saiful. Saya tidak tahu dia duduk di mana. Dia kurang cepat saat mau masuk ke stadion. Jadi, agak tertahan dia (makanya jangan terlambat 😀 ). Yang penting, dia juga bisa nonton meskipun hanya babak kedua (ha ha ha).

Yang saya sesalkan adalah tidak adanya layar lebar untuk penonton yang tidak mendapat tiket. Kasihan sekali mereka sudah datang jauh-jauh tetapi tidak bisa mendukung Indonesia. Lalu, tidak adanya tayangan ulang (replay) proses terjadinya goal. Saya baru tahu goal Budi Sudarsono tadi malam saat menonton berita. 😦 Yang lebih parah adalah masalah tiket. Saya lihat masih banyak sekali kursi kosong, tetapi tidak ada penonton. Kalau masalah ini, siapa yang salah ? Panitia atau penonton ? Yang jelas, banyak penonton kecewa akibat kehabisan tiket. Saya mohon panitia penyelenggara bekerja maksimal di sini. 🙂

Ini bukan yang terakhir. Saya akan menonton lagi pertandingan antara Indonesia vs Arab Saudi, Sabtu besok. 😛 Saya sarankan untuk segera membeli tiket sekarang bagi yang mau nonton langsung. Terakhir, dukung terus Timnas Indonesia !!! 😀

Salam,

-IT-