jump to navigation

Kartu Perpustakaan ITB Agustus 6, 2007

Posted by irvan132 in Kampus.
22 comments

Hari ini saya mengunjungi Perpustakaan Pusat ITB. Tujuan saya ke sana bukan untuk membaca ataupun meminjam buku, melainkan untuk mengurus kartu perpustakaan saya yang sudah hilang. Penyebab hilang sederhana saja. Hal itu karena saya jarang alias tidak pernah menggunakan kartu tersebut untuk keperluan pustaka. Jadinya, kartu saya yang lama hilang tidak tahu di mana. Terpaksa, saya harus membuat lagi kartu perpustakaan tersebut.

Saya merupakan orang yang jarang “nongkrong” di perpustakaan. Hal ini karena perpustakaan adalah tempat orang belajar. Suasana hening dan tidak boleh membuat kegaduhan merupakan alasan utama saya jarang ke sana. Di samping itu, koneksi wifi (hotspot) hanya ada di tempat-tempat tertentu saja di sekitar perpustakaan. Saya hanya ke perpustakaan bila diadakan belajar kelompok dengan teman-teman. Itu pun hanya menjelang masa UTS/UAS saja. Jadi, anda dapat menghitung frekuensi saya mengunjungi perpustakaan. Sedikit sekali.

Saya membuat kartu baru karena mengikuti peraturan baru ITB dalam mengambil KSM (Kartu Studi Mahasiswa) yang baru. Gambar di bawah ini screenshot peraturan baru tersebut.

syarat-ambil-ksm-1.jpg

Nah, di sini yang menarik. Dalam membuat kartu baru karena hilang, ada 2 pilihan. Melalui jalan biasa atau melalui jalan pendek (shortcut). Untuk yang jalan biasa, kita akan diberi formulir berisi 13 daftar perpustakaan program studi (prodi) yang ada di ITB. Untuk mendapatkan kartu baru, kita disuruh untuk mengumpulkan 13 tanda tangan pegawai perpustakaan masing-masing prodi itu. Harga formulir itu adalah 1.000 rupiah. Untuk yang jalan cepat, kita hanya tinggal membayar uang sebanyak 15 ribu rupiah untuk mendapatkan kartu baru. Pertugas perpustakaan pusat mengatakan bahwa ini adalah peraturan. Ya sudah, saya pilih saja cara shortcut. Saya berpikir lebih baik waktu untuk mengunjungi 13 perpustakaan itu untuk hal-hal yang lebih positif, seperti browsing internet dan membaca berita (ha ha ha).

Oh iya, ternyata kartu perpustkaan sangat berguna juga untuk masalah administrasi kelulusan. Kartu ini digunakan sebagai syarat untuk mengambil ijazah kelulusan bila sudah dinyatakan bebas pinjam oleh pihak perpustakaan. Jadi, jangan sampai kartu perpustakaan anda hilang walaupun jarang digunakan. Simpan saja baik-baik. 😀

Salam,

-IT-