jump to navigation

Kebaikan Zaman Orde Baru Agustus 15, 2007

Posted by irvan132 in Uncategorized.
33 comments

Kali ini saya ingin berbicara tentang negara lagi. Daripada tidak ada kerjaan (pengangguran) di rumah, lebih baik menulis saja. Topik tulisan ini adalah kebaikan zaman Orde Baru. Mungkin sebagian dari anda berpikir bahwa zaman itu tidak ada lagi kebaikan. Orde Baru identik dengan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme). KKN menutupi semua keberhasilan yang dicapai selama Orde Baru. Memang benar, kenyataan terlihat demikian.

Akan tetapi, tidak semua program pemerintah Orde Baru buruk. Saya mengambil 2 contoh saja, yaitu Keluarga Berencana (KB) dan Pramuka. Secara konsep, kita akan sadar bahwa banyak hal milik Orde Baru sangat baik untuk diteruskan. Saat ini mungkin kita terkejut dengan perumbuhan penduduk yang sangat cepat. Sementara itu, laju pembangunan sangat lambat. Menurut saya, ini akibat kita melupakan program KB yang notabene adalah program Orde Baru.

Tidak hanya itu, kegiatan Pramuka juga telah kita tinggalkan. Pakaian Pramuka yang dipakai oleh anak-anak sekolah setiap Hari Sabtu, hanya sebuah simbol untuk menaati peraturan sekolah. Ironis memang. Yang saya tahu bahwa Pramuka adalah kegiatan yang memiliki nilai sportivitas dan pendidikan mental yang baik. Sekarang, Pramuka sudah tidak terdengar lagi karena adanya demonstrasi terus-menerus. Mungkin saja, hancurnya generasi muda saat ini karena narkoba, seks bebas, dan kelakuan yang melanggar aturan, disebabkan karena generasi muda sekarang tidak pernah mengikuti Pramuka. Jangan salah, sewaktu saya SD, saya merupakan anggota Siaga di Pramuka. Walaupun belum menjadi anggota Penggalang, pelajaran selama mengikuti Pramuka saya masih ingat betul. Pramuka membuat saya menjadi manusia yang mengerti pentingnya arti sportivitas, kerja sama, gotong royong, dan kebersamaan.

pramuka.gif

Pada tanggal 14 Agustus kemarin, Pramuka berulang tahun. Tahun ini Pramuka genap berusia 46 tahun. Dengan usia yang semakin dewasa ini, kita juga semakin lupa dengan kegiatan yang sangat berguna bagi anak cucu kita. Saya percaya bahwa Pramuka bisa menjadi benteng yang cukup kuat untuk membendung pengaruh negatif globalisasi. Pemuda dan pengaruh negatif sudah “duduk” berdampingan dalam satu ruangan. Jika ada 2 kutub bertemu, yang ketiga adalah setan. Oleh sebab itu, kita harus menyediakan kegiatan yang tepat, seperti Pramuka, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Salam Pramuka. Dirgahayu ke-46 Pramuka.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-