jump to navigation

Tawuran Pelajar di Bulan Ramadhan Oktober 3, 2007

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
3.026 comments

Ternyata, Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi para pelajar melakukan tawuran. Bulan yang seharusnya menjadi bulan yang damai, ternoda akibat aksi pelajar yang melakukan tawuran. Kedua sekolah yang bentrok adalah siswa-siswa SMAN 70 Jakarta dan SMAN 6 Jakarta.

Saya mengetahui berita ini saat menonton acara Saksi Mata di Lativi. Kejadian ini berlangsung di daerah Bulungan, Jakarta Selatan, yang merupakan tempat kedua sekolah tersebut berada. Kedua sekolah terletak berdekatan. Menurut berita, tawuran ini disebabkan karena dendam lama yang memuncak antara kedua sekolah. Akibat tawuran ini, 1 siswa mengalami luka yang cukup serius.

angry.jpg

Tawuran ini memang parah. Siswa-siswa seolah kehilangan akal sehatnya sehingga tidak menyadari bahwa ini adalah Bulan Ramadhan. Mereka saling bentrok menggunakan berbagai benda keras, seperti bambu. Tawuran ini sendiri berhasil dibubarkan dengan paksa oleh pihak yang berwajib.

Sebenarnya, saya belum pernah melihat secara langsung kejadian tawuran. Dulu, saya bersekolah di kota yang cukup kondusif. Sehingga, jarang sekali sekali ada tawuran antar pelajar. Kalau mendengar ada tawuran pun, itu juga tidak jelas di mana. Sepengetahuan saya, siswa yang suka tawuran adalah siswa STM. Akan tetapi, tidak semua siswa STM gemar melakukan tawuran.

Mereka tawuran juga pasti punya alasan tertentu. Apakah itu harga diri, setia kawan, nama baik, maupun nilai-nilai lain yang tidak boleh jatuh dalam pemikiran mereka. Saya hanya menyesalkan mengapa bisa terjadi di Bulan Puasa ini. Setidaknya, nafsu tersebut bisa ditahan untuk beberapa hari. Kalaupun tidak bisa ditahan, tawuran jangan dilakukan pada saat orang banyak sedang melakukan ibadah puasa. Tunda saja sampai malam hari. Saya juga heran, jarang sekali ada peristiwa tawuran pada malam hari. 😀

Yang jelas tawuran itu buruk. Tidak ada manfaatnya. Itu hanya luapan emosi sesaat. Saya yakin bahwa banyak yang ikut tawuran karena ikut teman lain. Siswa yang ikut-ikutan ini tidak tahu dengan jelas apa masalah yang sebenarnya. Jadi, STOP TAWURAN (apalagi di Bulan Puasa).

IRONIS !!!

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-