jump to navigation

Pemudik adalah Orang Sukses Oktober 16, 2007

Posted by irvan132 in Kehidupan.
trackback

Berbicara Idul Fitri, kita akan banyak berhubungan dengan silaturahmi dan mudik. Silaturahmi dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan antar sesama manusia. Sedangkan mudik merupakan salah satu alat (tool) untuk melakukan silaturahmi. Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah pemudik (orang yang melakukan mudik) adalah tipe orang yang sukses?

Mudik adalah kegiatan pulang ke kampung halaman dalam jangka waktu tertentu. Mudik biasanya terjadi pada hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dll. Di samping itu, mudik juga bisa terjadi pada hari libur lain seperti cuti kantor.

Seperti saya katakan di atas, mudik merupakan sebuah alat untuk melakukan silaturahmi. Demi silaturahmi, orang rela melakukan mudik. Setiap tahun, jumlah pemudik semakin bertambah. Untuk melakukan mudik, banyak sekali yang harus dipersiapkan. Tidak hanya fisik dan mental, kemampuan finansial juga harus cukup. Kebanyakan pemudik akan malu jika tidak membawa buah tangan yang berlimpah. Lihat saja, jarang sekali pemudik yang hanya membawa tas pakaian saja pada saat mudik. Pastilah mereka membawa barang bawaan yang cukup banyak.

Menurut saya, pemudik adalah contoh orang yang sukses. Setidaknya dalam segi finansial. Hal ini karena melakukan mudik itu tidak mudah. Semuanya harus siap. Walaupun, banyak juga pemudik yang pulang kampung dengan modal utang di warung. Akan tetapi, mereka mau dan mampu melakukan mudik. Alasan utama orang melakukan mudik adalah silaturahmi, tetapi pasti ada saja aroma pamer saat pulang kampung. Dengan demikian, orang ramai-ramai melakukan mudik.

idul-fitri.jpg

Terlepas dari itu semua, selamat bagi anda para pemudik. Kehadiran anda selalu dinantikan oleh keluarga di kampung halaman. Tidak lupa, oleh-oleh dari anda juga.😛 Buah tangan merupakan cermin bahwa anda perhatian dengan keluarga anda. Dan ingat, pemudik merupakan cermin bahwa anda adalah orang sukses.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-

Komentar»

1. Petra Novandi - Oktober 16, 2007

Oi, kapan situ balik?

Gw disuruh jagain kos ini…. >.<

2. Wildan - Oktober 16, 2007

apakah berlaku untuk sebaliknya ? “Tidak mudik bukan orang sukses”.
😦

3. ayahshiva - Oktober 16, 2007

kemaren aku baru aja pulang dari mudik, mudah-mudahan aku termasuk orang yang bakal sukses

4. danasatriya - Oktober 16, 2007

lah,kalo ga mudik,di kostan makan apa coy?!?!? warung tutup semua
mo sukses ato ga sukses,yang penting makan!!😆

5. hazmah - Oktober 17, 2007

dirimu mudik juga ga? pasti mudik ya.. soalnya ARC kosong, dan gua jadi ga bisa internetan di sunken, hehe..

btw, ditunggu oleh2nya..

6. rime - Oktober 17, 2007

eh, yang hazmah itu komen gua…

belum log out tuh orang..

7. irvan132 - Oktober 17, 2007

@ petra
sabtu awak pulang ke kota. hihihi. sabar ya situ.😀

@ wildan
wah, susah juga. tapi, bisa iya, bisa enggak.
kalo kata abege mah “hare gene ga mudik” !!!😀

@ ayahshiva
amien. sukses bro.

@ dana
wah, merana ya hidup lo. hihihi

@ hazmah
wah, ARC bisa juga kosong. hihihi.
ambil aja di sekre ARC ntar.😛

@ rime
oh gitu. salam ya buat hazmah.

-IT-

8. Tukang Ketik - Oktober 23, 2007

“Menurut saya, pemudik adalah contoh orang yang sukses. Setidaknya dalam segi finansial.”
– Saya sukses tapi ga mudik. Gimana dong? Hehehe…

Anyway, pertanyaannya adalah, kenapa mudik selalu disamakan dengan lebaran? Bukankah Mudik sebulan setelah lebaran sama saja?

9. irvan132 - Oktober 23, 2007

@ tukang ketik
wakakaka, narsis banget ini si tukang ketik. kalo belom mudik, belom bisa narsis kali.😀
kalo mudik era dgn lebaran, karena mudik rame banget pas “suasana” lebaran. suasana lho. jadi sebulan setelah lebaran masih termasuk dalam “suasana” lebaran. makanya, ya mudik, ya lebaran.

-IT-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: