jump to navigation

Aggregator atau Aggregrator? Oktober 7, 2007

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
12 comments

Siang tadi, saya sedang melakukan browsing di internet. Saya juga tidak jelas ingin mencari apa. Yang jelas, niat membuka internet hanya untuk memeriksa email. Browsing internet hanyalah efek samping kalau kita membuka internet. Dan anehnya, browsing internet hampir pasti menyita waktu saat membuka internet. Saya hanya menggunakan sedikit waktu melakukan hal-hal yang penting, sisanya (sebagian besar) untuk melakukan browsing internet. Menurut saya, ini adalah salah satu kebaikan sekaligus keburukan internet.

Saat melakukan browsing, saya merasa aneh dengan salah satu kata yang berhubungan dengan dunia blogging. Kata tersebut adalah aggregator/aggregrator. Kata mana yang benar di antara keduanya? Sebelum menuju ke benar dan salah, kata mana yang lazim digunakan? Sampai saat ini, saya masih bingung penggunaan kata-kata tersebut. Kedua kata digunakan di dunia internet.

Untuk memastikan, saya melakukan browsing internet. Wah, ternyata browsing juga ada manfaatnya. 😀 Pertama, saya mengetikkan kata kunci “aggregator” di Google, ternyata banyak sekali situs yang menggunakan kata-kata ini. Lalu, saya mengetikkan kata kunci “aggregrator”, ternyata tidak kalah banyak situs yang menggunakannya. Google pun lebih cenderung mengacu pada kata “aggregator” saat saya mengetikkan “aggregrator”.

Contoh situs yang menggunakan kata aggregator adalah TukangKomentar dan Planet Terasi. Sedangkan situs Kronologger dan Galaksi ITB menggunakan kata aggregrator. Saya membahas ini karena saat saya berkunjung ke Galaksi ITB, tertulis bahwa Galaksi ITB – Blog Aggregrator Institut Teknologi Bandung. Saya tidak sempat bertanya kepada Wildan, webmaster yang mengelola situs tersebut, mengapa dia menulis aggregrator.

galaksi-itb.JPG

Baiklah, kata-kata itu membuat saya bingung sekaligus penasaran. Apakah perbedaan antara keduanya? Jangan memvonis benar atau salah, karena kita bakal sulit menentukan hal itu di dalam dunia IT. Yang berlaku hanya PENDAPAT POPULER. Lagi-lagi, ini hanyalah pendapat saya. 😛 Kembali ke topik, kata mana yang paling relevan digunakan? Sertakan alasan anda dalam menjawab!

Salam,

-IT-

Desperate Housewives Rasis Oktober 5, 2007

Posted by irvan132 in Film dan Serial TV.
7 comments

Serial televisi Amerika tidak selalu menghasilkan jutaan Dollar setelah ditayangkan, ada juga yang mendapat protes keras. Kejadian ini dialami oleh serial Desperate Housewives yang harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Filipina atas tindakan rasis yang mereka lakukan. Tindakan rasis itu terjadi saat episode yang memperlihatkan aktris Teri Hatcher (sebagai Susan Mayer) yang sedang melakukan dialog tentang konsultasi medis. Dialog itu berbunyi sebagai berikut:

“Para lulusan itu karena saya ingin memastikan mereka bukan dari sekolah kedokteran di Filipina.”

Akibat episode tersebut, pembuat serial Desperate Housewives melakukan minta maaf karena telah mengejek pekerja medis Filipina di Amerika. Permintaaan maaf itu dilakukan oleh kepala biro stasiun televisi ABS-CBN. Malahan, Pemerintah Filipina sempat mengecam keras terhadap serial televisi tersebut. Presiden Gloria Arroyo mengatakan bahwa ini adalah “cercaan rasial” terhadap Filipina.

hitcher.jpg

Semoga ini menjadi pelajaran bagi para sutradara filem maupun serial televisi. Mereka harus lebih cermat dalam memilih skrip dialog untuk ditayangkan agar tidak menyinggung perasaan orang yang sedang menonton. Apalagi dalam hal ini, serial Desperate Housewives merupakan serial televisi yang diputar di berbagai negara.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-

Tawuran Pelajar di Bulan Ramadhan Oktober 3, 2007

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
3.026 comments

Ternyata, Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi para pelajar melakukan tawuran. Bulan yang seharusnya menjadi bulan yang damai, ternoda akibat aksi pelajar yang melakukan tawuran. Kedua sekolah yang bentrok adalah siswa-siswa SMAN 70 Jakarta dan SMAN 6 Jakarta.

Saya mengetahui berita ini saat menonton acara Saksi Mata di Lativi. Kejadian ini berlangsung di daerah Bulungan, Jakarta Selatan, yang merupakan tempat kedua sekolah tersebut berada. Kedua sekolah terletak berdekatan. Menurut berita, tawuran ini disebabkan karena dendam lama yang memuncak antara kedua sekolah. Akibat tawuran ini, 1 siswa mengalami luka yang cukup serius.

angry.jpg

Tawuran ini memang parah. Siswa-siswa seolah kehilangan akal sehatnya sehingga tidak menyadari bahwa ini adalah Bulan Ramadhan. Mereka saling bentrok menggunakan berbagai benda keras, seperti bambu. Tawuran ini sendiri berhasil dibubarkan dengan paksa oleh pihak yang berwajib.

Sebenarnya, saya belum pernah melihat secara langsung kejadian tawuran. Dulu, saya bersekolah di kota yang cukup kondusif. Sehingga, jarang sekali sekali ada tawuran antar pelajar. Kalau mendengar ada tawuran pun, itu juga tidak jelas di mana. Sepengetahuan saya, siswa yang suka tawuran adalah siswa STM. Akan tetapi, tidak semua siswa STM gemar melakukan tawuran.

Mereka tawuran juga pasti punya alasan tertentu. Apakah itu harga diri, setia kawan, nama baik, maupun nilai-nilai lain yang tidak boleh jatuh dalam pemikiran mereka. Saya hanya menyesalkan mengapa bisa terjadi di Bulan Puasa ini. Setidaknya, nafsu tersebut bisa ditahan untuk beberapa hari. Kalaupun tidak bisa ditahan, tawuran jangan dilakukan pada saat orang banyak sedang melakukan ibadah puasa. Tunda saja sampai malam hari. Saya juga heran, jarang sekali ada peristiwa tawuran pada malam hari. 😀

Yang jelas tawuran itu buruk. Tidak ada manfaatnya. Itu hanya luapan emosi sesaat. Saya yakin bahwa banyak yang ikut tawuran karena ikut teman lain. Siswa yang ikut-ikutan ini tidak tahu dengan jelas apa masalah yang sebenarnya. Jadi, STOP TAWURAN (apalagi di Bulan Puasa).

IRONIS !!!

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-

Jepang Bersiap Mengganti Internet Oktober 1, 2007

Posted by irvan132 in Berita.
10 comments

Menteri Komunikasi Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan bahwa Jepang akan mulai melakukan riset dan pengembangan pada teknologi optik jaringan generasi baru yang mungkin bakal menggantikan teknologi internet saat ini. Menurut beberapa sumber, teknologi ini akan mulai dikormersialisasi pada tahun 2020.

Jaringan baru ini nantinya diharapkan akan lebih cepat dan handal dalam transmisi data, serta lebih memiliki ketahanan terhadap serangan virus komputer dan breakdown. Jika dikonversi ke dalam bentuk angka, jaringan ini mampu melakukan transfer data sebesar 10 gigabit per detik.

rj-45-cable.jpg

Jaringan optik ini juga sanggup diakses oleh 100 miliar perangkat secara simultan dengan akses data yang kencang sekalipun. Hal ini karena penggunaan jaringan online akan semakin luas. Tidak hanya komputer dan telepon seluler, jaringan online juga akan berlaku dalam kamera pengawas, pesawat terbang, sensor medis, dan perangkat elektronik lainnya.

Kita tunggu saja apakah Jepang mampu mewujudkan teknologi ini.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-