jump to navigation

Cara Memegang Rokok Desember 3, 2007

Posted by irvan132 in Kehidupan.
24 comments

Melihat keadaan di sekitar kita, ternyata rokok sudah menjadi pemandangan yang lazim. Kalau kata Taufiq Ismail bahwa rokok telah menjadi Tuhan, yaitu Tuhan Sembilan Senti. Dalam puisinya itu, si penyair mengambarkan bahwa rokok sudah menjadi berhala bagi siapa saja yang menggunakannya. Bagi yang belum membaca puisi beliau, anda dapat mencarinya di SINI.

Saya bukan akan membahas tentang rokok, apalagi tentang baik (jika ada) atau buruknya merokok. Saya ingin membahas tentang cara orang saat memegang rokok. Hal ini karena cara orang memegang rokok itu berbeda-beda. Semua orang memiliki cara masing-masing saat merokok.

Baik, kita mulai saja. Berikut ini adalah cara orang saat memegang rokok, yaitu:

  • Gaya Jepit

Gaya jepit merupakan memegang rokok dengan menjepitkannya di antara jari telunjuk dan jari tengah. Akan tetapi, ada juga yang menggunakan jari tengah dengan jari manis (biasanya digunakan oleh musisi). Ini merupakan gaya favorit bagi perokok aktif. Mereka yang menggunakan gaya ini biasanya perokok yang sudah lama merokok. Selain itu, gaya ini terlihat lebih cool dalam pergaulan. 😀 Sumber foto: INI

cara-1.jpg

  • Gaya Ambil

Gaya ini biasanya dilakukan antara jari jempol dan jari telunjuk. Saat menghisap rokok, arah telapak tangan menghadap ke depan. Orang yang “baru” merokok sering memakai gaya ini. Biasanya, gaya ini digunakan saat hisapan terakhir saat merokok. Orang yang menggunakannya biasanya orang yang sedang berpikir maupun sedang frustasi. Sumber foto: INI

cara-2.jpg

  • Gaya Klasik

Sebenarnya, gaya ini mirip seperti gaya nomor 2 (gaya ambil). Yang berbeda adalah posisi telapak tangan saat menghisap rokok. Posisi telapak tangan gaya klasik adalah menghadap ke wajah perokok. Gaya ini sering digunakan saat merokok menggunakan pipa. Untuk “lebih” menikmati rasa tembakau, gaya ini cocok digunakan. Karena hisapan rokok menjadi “terasa” berbeda jika menggunakan gaya ini. Yang sering menggunakan gaya ini adalah orang-orang tua. Sumber foto: INI

pipa-rokok.jpg

Tulisan ini bukan sebagai kampanye anti rokok. Merokok atau tidak, itu urusan anda. Ini adalah hasil pengamatan saya terhadap orang yang sedang merokok. Apa saja tingkah laku mereka saat menghisap “Tuhan”-nya itu. Sebenarnya, bukan hanya orang yang sedang merokok saja, tetapi semua tingkah laku orang lain. Saya senang saja mengamati. Dari sini, saya bisa tahu sifat-sifat seseorang. Keunikan manusia. Akan tetapi, bukan berarti saya selalu mengamati orang lain. Saya hanya mengamati bila ada sesuatu yang unik dari seseorang. 😛

Yang jadi pertanyaan adalah gaya merokok mana yang anda gunakan?

Salam,

-IT-