jump to navigation

Ini Kampus, Bukan Tempat Balapan Desember 7, 2007

Posted by irvan132 in Kampus, Keluh Kesah.
14 comments

Kali ini, saya lagi-lagi membahas tema lalu lintas. Tidak tahu apa sebabnya, mungkin sekarang tema ini yang sering saya jumpai. Ya sudah, tulis saja. 🙂

Hari ini saya kuliah di gedung Labtek 8. Sehabis kuliah, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari tempat yang ada koneksi internetnya. Pilihan saya adalah Comlabs dan ARC. Kedua tempat tersebut terletak di lokasi belakang kampus. Saat mau ke ARC, saya harus menyeberang jalan kampus. Karena bertepatan dengan waktu selesai kuliah, tentu saja ramai mahasiswa yang lalu lalang menyeberang jalan. Saat ingin menyeberang, saya terkejut melihat sebuah mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi. Mobil itu ngebut tanpa memperhatikan situasi kanan kiri. Mau ke mana mobil itu sampai terburu-buru?

Saya jengkel saja melihatnya. Bagaimana tidak, tentu saja ada peraturan tidak tertulis yang menyatakan batas kecepatan saat berkendara. Setahu saya, kecepatan kendaraan saat berada di kompleks perumahan berkisar antara 20 – 40 km per jam. Apalagi, ini di dalam kampus. Kurang lebih keadaan lalu lintas hampir mirip. Seharusnya mobil itu sedikit lebih pelan. Akan tetapi, kecepatan mobil itu di atas kecepatan rata-rata. Wah, ironis sekali.

Saya tidak peduli apakah yang punya mobil itu dosen, karyawan, pegawai ITB, mahasiswa, atau malah tamu dari luar kampus. Seharusnya mereka tidak boleh melakukan hal itu. Walaupun jalan-jalan di ITB tergolong sepi (karena mahasiswa tidak boleh parkir di dalam kampus), jangan mengemudi seenaknya. Ada aturannya.

Tidak hanya di jalan depan Sunken Court saja. Jalan di depan Tugu Soekarno dan jalan di belakang Plaza Widya juga harus diwaspadai. Di sana juga banyak mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi saat jam-jam kampus.

Melihat ini, saya jadi ingat perkataan salah satu teman saya. Dia mengatakan bahwa saat anda di jalan raya, tidak ada orang pintar. Semuanya bodoh. Hmm, cukup masuk akal dengan kondisi di atas. Walaupun yang menyetir itu dosen, peneliti, ilmuwan, semuanya dapat melupakan akal sehat ketika berada di jalan raya. 😛

Sekali lagi saya tekankan bahwa ini kampus, bukan tempat balapan.

Salam,

-IT-

Iklan