jump to navigation

Dangdut Lagi? Januari 31, 2008

Posted by irvan132 in Berita.
Tags: ,
10 comments

Kalau bertemu teman baru, tema pembicaraan pasti jadi berbeda. Kali ini bukan membicarakan IT, masalah negara, maupun indeks prestasi. Akan tetapi, tema pembicaraan kali ini adalah selera musik. Dan yang dibahas adalah musik dangdut, yang notabene merupakan musik asli dari Indonesia.

Teman baru saya ini membicarakan artis dangdut yang saya tidak ketahui sama sekali. Arah pembicaraan mengarah pada apa yang telah terjadi beberapa tahun lalu ketika si “Ratu Ngebor”, Inul, mulai booming di masyarakat. Akan tetapi, kali ini bukan Inul. Dia adalah Suci Maharani.

Saya juga baru mengetahui nama itu sekarang. Karena penasaran, saya buka situs Youtube. Saya cari dengan kata kunci “Suci Maharani”. Ternyata, di Youtube sudah ada videonya. Silakan anda nonton sendiri videonya. Sepertinya, memang masuk kategori dangdut bergenre “hot”. 😀 Selengkapnya dapat anda akses di SINI.

Saya tidak tahu apakah nanti Suci ini akan booming seperti apa yang sudah dirasakan Inul. Yang jelas, penyanyi dangdut ini sudah ramai dibicarakan. Apabila nanti sudah booming, pasti ada pro kontra lagi. Perdebatan lagi. Musik dangdut lagi yang terkena imbas.

Tunggu saja aksi Suci “The Rising Star”. 😛

Salam,

-IT-

Lagi Non-Blog Januari 29, 2008

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
Tags: ,
14 comments

Sudah cukup lama saya tidak memperbarui isi blog ini. Hal ini karena saya tidak punya ide untuk menulis sesuatu akhir-akhir ini. Seluruh pikiran saya, saya curahkan untuk mengikuti lomba INI. Sebagai informasi, deadline lomba adalah besok. Akibatnya, sebagian waktu saya tersita untuk itu. Dampaknya, saya jarang menulis di blog.

Seperti sebuah alasan yang klise untuk disampaikan. Akan tetapi, cukup masuk akal. Menurut sebagian orang, blogging merupakan aktivitas orang-orang yang memiliki “kelebihan” waktu. Karena kelebihan inilah, mereka sangat aktif menulis di blog. Untuk kondisi saya sekarang, saya setuju bahwa blog memang untuk orang-orang seperti itu. Kali ini, waktu saya “habis” untuk kegiatan lain selain blogging. 😀

Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang yang jarang memperbarui blog mereka disebabkan karena mereka kesulitan mencari ide (stuck with the idea) atau kekurangan waktu dalam sehari. Banyak juga orang yang seperti ini. Untuk orang yang kesulitan mencari ide, bisa jadi karena ide itu sulit didapat atau bahkan kebanyakan ide di kepala sehingga bingung mau menuliskan yang mana. 😛 Untuk orang yang kekurangan waktu dalam sehari, mungkin disebabkan karena pekerjaan mereka sangat padat sehingga tidak bisa meluangkan waktu untuk menulis. Tidak jarang, mereka mengeluh dengan mengatakan bahwa seandainya sehari itu lebih dari 24 jam. 😀

Apapun alasannya, blogging tetaplah blogging. Menulis itu perlu dan penting. Tidak perlu mencari-cari alasan untuk tidak menulis. Carilah alasan yang banyak mengapa harus menulis. Alasan yang bisa membuat kita bersemangat dalam menulis. Hidup, blogging! 😛

Salam,

-IT-

Cara Memilih Kampus Januari 24, 2008

Posted by irvan132 in Kampus.
Tags:
12 comments

Dulu, saya sempat bingung untuk meneruskan pendidikan saya ke mana setelah lulus dari SMA nanti. Waktu itu, saya masih belum memahami tentang apa itu universitas, institut, sekolah tinggi, dll. Saya tidak mengetahui perbedaan istilah itu. Ketika memilih kampus ini sebagai tujuan, jujur saja, saya hanya ikut “arus” saat itu. Saya hanya terpengaruh oleh teman-teman yang lain. 😦

Baiklah, berikut ini adalah cara untuk memilih kampus berdasarkan pengalaman saya sebagai mahasiswa (tingkat akhir). Tentu saja, cara ini sangat bersifat subyektif.

  1. Akreditasi. Status akreditasi ini berfungsi untuk menunjukan mutu dan kemampuan suatu kampus dalam menyelenggarakan suatu program studi. Ingat, program studi dan bukan kampus secara keseluruhan. Jadi, jangan salah kaprah dengan status akreditasi. Yang memiliki akreditasi adalah program studi atau jurusan yang ada di dalam kampus tersebut. Di kampus saya, program studi Teknik Elektro sudah memakai sistem akreditasi keluaran ABET.
  2. Riset. Selain sebagai tempat belajar mengajar, kampus merupakan tempat melakukan riset. Ingat, Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kampus yang baik tercermin dari hasil riset mereka lakukan. Hasil riset dapat berupa jurnal, paper, atau makalah yang dipublikasikan secara luas. Riset juga menentukan kualitas dosen yang mengajar di kampus tersebut.
  3. Reputasi. Masalah reputasi tergantung dari pandangan masyarakat luas. Apakah itu dari kualitas lulusannya, masalah intern/ekstern kampus, maupun sorotan media terhadap kampus tersebut. Untuk masalah kualitas lulusan, dapat dinilai dari tanggapan perusahaan/orang/lembaga yang memakai jasa lulusan tersebut. Untuk masalah kampus intern/ekstern, lebih kepada fasilitas kampus dan hubungan kampus dengan institusi terkait yang lain. Untuk masalah sorotan media, kasus seperti pornografi dan kekerasan di kampus dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam memilih kampus tersebut.
  4. Kualitas Diri. Kalau menurut saya, faktor ini cukup penting. Di sini, saya mengatakan bahwa apakah kampus tersebut membuat anda menjadi lebih dewasa atau tidak nantinya. Setidaknya, ketika masuk ke dalam kampus, anda memiliki suatu idealisme tersendiri yang bisa anda wujudkan. Contoh kecil adalah ketika anda sudah “mulai” memikirkan kondisi dunia di sekitar anda. Baik itu tentang masalah sosial, politik, ekonomi, dll yang terjadi di sekitar anda. Titik baliknya adalah ketika anda sudah bisa berbicara dan mengungkapkan pendapat anda di depan umum.

Memang, memilih kampus tidak bisa dipikirkan sekali atau dua kali saja. Butuh pemikiran yang matang untuk memilih kampus yang sesuai dengan kriteria yang diingikan. Sebenarnya, masih banyak sekali faktor yang dapat dijadikan parameter dalam memilih kampus. Itu dapat anda tambahkan sendiri ketika memilih. Saya hanya menegaskan bahwa anda jangan salah memilih kampus. Karena itu dapat mempengaruhi masa depan anda. Semoga sukses!

Salam,

-IT-

Weekend di Ngopi Doeloe Januari 21, 2008

Posted by irvan132 in Tempat.
Tags: ,
11 comments

Hari Jumat kemarin, bertepatan dengan berakhirnya semester 7, saya dan teman-teman kampus “ngopi” di Ngopi Doeloe Cafe. Kami memilih lokasi kafe yang berada di Jalan Hasanuddin No.7, Bandung. Sebenarnya, kafe ini ada juga yang terletak di Jalan Purnawirawan 24-26, Bandung. Karena dekat dengan kampus, kami “nongkrong” di kafe yang berdekatan dengan kampus Unpad tersebut.

Saya datang ke sana bersama Isa, Didit, Bagus, Andry, dan Oky. Kami tiba di kafe sekitar pukul 20.00 WIB. Di sana, kami memilih duduk di halaman depan kafe. Suasana kafe sudah ramai. Banyak sekali anak muda yang “nongkrong” di sana. Dan juga, di kafe ini tersedia hotspot gratis oleh Melsa.

Harga makanan juga cukup terjangkau. Berkisar antara 10 ribu sampai 50 ribu rupiah. Makanan dan minuman juga beragam, sedangkan kopi sebagai andalan kafe ini. Di kafe ini, pembicaraan kami sekitar masalah kuliah di kampus. Mengingat hal-hal (dan dosa-dosa) yang telah dilakukan selama 1 semester kemarin. Secara keseluruhan, enak sekali “nongkrong” di kafe ini. Puas. 😀

Berikut ini foto-foto saat weekend di Kafe Ngopi Doeloe:

Lambang Kafe Ngopi Doeloe.

ngopi-doeloe.jpg

Computer Engineer 2004.

computer-engineer.jpg

Menu.

menu-ngopi-doeloe.jpg

Steak.

steak.jpg

Roti Bakar.

roti-bakar.jpg

Mie Ayam.

mie-ayam.jpg

Salam,

-IT-

Presentasi TA 1 Januari 19, 2008

Posted by irvan132 in Kampus.
Tags:
14 comments

Akhirnya, semester 7 ini sudah berakhir. Kemarin, semester ini ditutup dengan presentasi TA 1 di hadapan dosen mata kuliah TA 1 dan Seminar. Beban mata kuliah ini adalah 1 SKS. Saya hanya diberikan waktu sebanyak 10 menit untuk menjelaskan TA saya. Alokasi waktu presentasi terpenuhi, tetapi masih banyak hal yang harus saya perbaiki dalam presentasi.

Berikut ini suasana presentasi kemarin:

irvan-ta1.jpg

irvan-presentasi.jpg

peserta-ta1.jpg

Foto-foto di atas diambil secara diam-diam dari belakang kelas. Tidak etis mengambil foto pada saat kuliah. 😛 Yang jelas, momen ini harus diabadikan untuk kenang-kenangan. Fotografernya adalah Bagus.

Pelajaran yang saya ambil kemarin adalah presentasi yang kurang baik karena saya sering salah dalam mengucapkan kata-kata dan sering berhenti mendadak akibat lupa dengan materi. Semoga bisa lebih baik dalam presentasi.

Sekarang, saya ingin mencari teknik presentasi yang baik. Beri tahu saya kalau anda ada yang mengetahuinya. 😀

Salam,

-IT-

Velvet Room di Blitz Januari 17, 2008

Posted by irvan132 in Tempat.
Tags:
14 comments

Blitz Megaplex membuat terobosan baru dalam menonton film. Kali ini, mereka membuat sebuah Velvet Room yaitu suatu ruangan bioskop yang di dalamnya berisi tempat tidur. Jadi, penonton tidak akan duduk ketika menonton, mereka bisa “tiduran” sambil memakai selimut. Wah, cukup unik dan sangat layak untuk dicoba.

Fasilitas Velvet Room ini baru akan diluncurkan pada Bulan Maret 2008. Dan, ini hanya akan ada di Blitz Megaplex di Pasific Place Jakarta. Harga tiket masuk adalah 200 ribu rupiah untuk 2 orang. Apabila anda hanya menonton 1 orang, anda tetap harus membayar 200 ribu rupiah karena memang konsepnya untuk berpasangan. Tidak disebutkan ada berapa tempat tidur (sofa bed) di dalam 1 ruangan bioskop.

Dengan adanya fasilitas ini, tampaknya Blitz akan semakin tancap gas di dunia hiburan. Apalagi, di sini sudah ada pembelian tiket secara online. Akan tetapi, saya ada sebuah kritik untuk bioskop ini. Kritik saya tentang masalah kurang up to date filem yang ada di bioskop ini. Jadi, filem-filem baru sering “telat” muncul di sini. Di saat, di bioskop lain, selain Blitz, sudah muncul, di sini malah belum ada. Itu saja. Secara keseluruhan, Blitz sangat baik menurut saya.

Salam,

-IT-

Harmoko, Anda Di Mana? Januari 14, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags:
14 comments

Selama melihat berita tentang Mbah Harto di televisi, saya belum melihat Harmoko datang menjenguk beliau. Saat tokoh-tokoh dunia, seperti Lee Kwan Yew dan Sultan Hasanal Bolkiah, datang menjenguk, dia malah tidak menampakkan sosoknya. Dahulu, tokoh yang satu ini sangat terkenal dengan ucapan “atas petunjuk Bapak Presiden”. Di mana pun, ucapan itu pasti dia lontarkan ketika memberikan “penerangan” kepada bangsa Indonesia. 😛

Menurut berita, kabar terakhir mengatakan bahwa dia belum (tidak) datang menjenguk ke Jakarta karena dia sedang melakukan napak tilas ke situs-situs bersejarah warisan Soeharto. Ternyata, dia berdoa untuk kesembuhan Pak Harto di sana. Dia berpendapat bahwa kondisi Soeharto saat ini tidak mungkin ditemui.

Ada-ada saja Harmoko ini. Dahulu, ketika Mbah Harto berkuasa, dia (sebagai Menteri Penerangan) sangat vokal. Apa-apa pasti berdasarkan petunjuk Bapak Presiden (Soeharto). Sekarang, dia seperti menghindari massa. Malu dong, Pak. Malu. Walaupun Bapak dijuluki “Si Hari-hari Omong Kosong”, sekarang saatnya untuk berbuat sesuatu yang bukan omong kosong lagi. Ditunggu Pak kapan mau tampil lagi di depan publik. Jangan hanya mengirimkan karangan bunga saja. Kehadiran anda lebih penting. 😀

Salam,

-IT-

Tribute to Sir Edmund Hillary Januari 11, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags:
11 comments

Salah satu berita hari ini yang saya baca adalah tentang meninggalnya Sir Edmund Hillary. Dia merupakan penakluk puncak Mount Everest yang pertama kali di dunia. Beliau meninggal di usia 88 tahun. Untuk itu, saya turut berduka cita atas meninggalnya beliau.

Mungkin berita ini sudah agak basbang™ kalau dibaca. Akan tetapi, tetap menarik untuk disampaikan karena kisahnya sungguh inspiratif untuk kita semua. Berikut ini isi email yang saya terima yang berisi tentang kisah penaklukan Mount Everest untuk pertama kalinya (maaf bahasanya tidak baku):

hillary-dan-norgay.jpg

Tenzing Norgay? (fotonya
yang sebelah kanan).Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita
akan mengatakan nama yang aneh…..dari negara mana nama tersebut
berasal?…..

Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya…mungkin juga
belum…bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary…ya
kalau yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya
atau pernah mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau
sewaktu mengikuti seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang
pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung tertinggi
dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat ini bukan Sir Edmund
Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.

Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai
pemandu bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung
Everest. Tenzing Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya
Sherpa) bagi Sir Edmund Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam
11.30, Tenzing Norgay bersama dengan Sir Edmund Hillary berhasil
menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest pada ketinggian 29,028
kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama didunia yang
kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan pendaki
berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu
tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang
berusaha menaklukkan Everest mengalami kegagalan.

Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal
mengingat baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam
inspirator untuk mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa
di dunia. Karena keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan
gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat
itu Ratu Elizabeth II dan menjadi orang yang paling dikenal di
seluruh dunia.

Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang
sangat besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan
mendapatkan semua yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal
ia adalah sang pemandu yang membantu dan mengantarkannya mencapai
Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa saja ia lah orang pertama
yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest bukan Sir Edmund
Hillary.

Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali
dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut
mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang
mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya :

Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan
puncak gunung tertinggi di dunia?

Tenzing Norgay : Sangat senang sekali

Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary,
tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda
yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount
Everest?

Tenzing Norgay : Ya, benar sekali, pada saat tinggal satu langkah
mencapai puncak, saya persilakan dia (Edmund Hillary) untuk
menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang
berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia….

Reporter : Mengapa Anda lakukan itu???

Tenzing Norgay : Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian
saya…..impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan
dia meraih IMPIAN nya
.

Ternyata, masih ada orang seperti itu. Hebat. Di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang, kita seharusnya tidak mementingkan diri sendiri seperti yang dilakukan oleh Tenzing Norgay ini. Dia sudah berhasil membantu dan mengantarkan seseorang untuk meraih impian orang itu. It’s the great story.

Dua tokoh tersebut memang sudah mampu “mengubah” dunia. Salut. Selamat jalan, Sir.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-

Cara Mengubah Dunia Januari 8, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags:
17 comments

Sudah lama tidak browsing ke situs Digg.com. Hari ini, ketika sedang browsing, ada artikel menarik tentang “Cara Mengubah Dunia“. Penasaran. Langsung menuju ke situs tersebut di SINI. Karena menarik, saya terjemahkan saja secara bebas untuk pembaca.

Berikut ini 20 sesuatu yang dapat anda lakukan untuk untuk mengubah kehidupan seseorang, anda sendiri, bahkan dunia.

  1. Adopsi. Mengadopsi seseorang adalah salah satu yang paling baik. Anda akan mengubah hidup seseorang maupun anda sendiri. Mengadopsi bayi, anak kecil, atau remaja. Dengan mengadopsi mereka, mereka akan selalu tahu bahwa ada orang yang baik di luar sana dan mereka akan membalas budi anda di masyarakat.
  2. Tetap menyenangkan. Ini merupakan sesuatu yang semua orang bisa lakukan, tidak perlu uang ataupun bakat. Contohnya tahan pintu untuk seseorang, senyum, katakan “Hello”. Lalu, mereka akan lebih menyenangkan terhadap orang lain, dimana itu akan berlanjut seperti siklus bahkan anda tidak menyadari bahwa anda telah mengubah ratusan kehidupan.
  3. Menyumbang. Sumbangkan darah, waktu, uang, atau apapun yang anda mampu. Contoh adalah memainkan game seperti FreeRice.
  4. Berpikir positif. Lebih positif dalam memandang hidup. Itu sangat sederhana, tetapi sangat efektif.
  5. Mendengarkan. Mendengar orang lain, membiarkan mereka bicara, belajar tentang hidup mereka, kadang-kadang semua itulah yang mereka butuhkan.
  6. Memulai bisnis. Menjadi wiraswasta dengan perusahaan yang menyumbangkan sebagian keuntungan untuk kegiatan amal, atau pekerjakan “at risk” (orang-orang yang benar-benar butuh pekerjaan).
  7. Membuat karya seni. “Paint” dunia. Ciptakan lukisan, musik, tulisan, foto, atau karya seni lainnya. Seni yang menginspirasi, memotivasi, dan mengubah hidup.
  8. Bersuara. Keluar dan buatlah suara anda agar didengar orang lain. Tulis protes, surat, artikel di koran, blog, atau mulailah dari forum. Diam hanya akan membuat kita tidak melakukan sesuatu.
  9. Menjadi orang tua yang baik. Ajari anak-anak anda tentang hidup dan bagaimana mereka bisa mengubahnya. Ajarkan bahwa kemungkinan-kemungkinan dalam hidup itu tidak terbatas.
  10. Ambil sampah di sekitar anda. Jangan hanya dilihat, ambil saja, dan buang pada tempatnya. Sekecil apapun, itu sangat membantu.
  11. Berbicara. Ketika anda selesai mendengarkan, bicara. Bicara tentang hidup mereka, hidup anda, atau kondisi cuaca.
  12. Menjadi inspirasi. Lakukan sesuatu yang orang berkata bahwa anda tidak akan pernah bisa lakukan. Ambil risiko dan berhasil. Ini akan menginspirasi orang lain untuk melakukannya dan melanjutkan suatu siklus.
  13. Menjadi guru. Menjadi guru dengan ambisi yang benar dalam mengajar anak-anak agar sukses di sekolah dan di kehidupan. Belajar dari buku dan juga belajar dari hidup.
  14. Menjadi wali/pengganti. Banyak orang yang sering kehilangan kasih sayang keluarga atau ditolak oleh keluarga mereka sendiri. Jadilah seseorang yang belum pernah mereka miliki sebelumnya.
  15. Memilih. Memilih dalam pemilihan lokal atau pemilihan nasional. Pilih kandidat yang benar.
  16. Jangan terburu-buru menilai. Terlalu banyak orang yang menilai seseorang dari penampilannya. You can’t judge a book by it’s cover.
  17. Keliling dunia. Keliling dunia dan merasakan pengalaman di tempat baru. Membantu ekonomi dan orang di negara lain. Merangkul kebudayaan mereka dan membagikan pengalaman anda dengan mereka dengan orang-orang yang anda kenal.
  18. Mimpi dan lakukan. Mimpikan dunia yang lebih baik dan ciptakan. Mimpi akan menjadi kenyataan dengan kerja keras dan determinasi.
  19. Fokus. Fokus pada salah satu atau beberapa yang anda yakini. Tuangkan energi anda sampai ide anda berhasil mengubah orang lain, anda sendiri, dan dunia. Setelah itu, fokus untuk ide-ide selanjutnya.
  20. Lakukan sesuatu dengan hidup anda. Anda tidak perlu menjadi selebriti atau miliyuner, cukup menjadi manusia produktif di masyarakat.

Saya tidak tahu apakah cara ini bisa diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Yang jelas, saya hanya berpikir positif (sesuai cara nomor 4 😛 ) bahwa Indonesia mampu. Semoga bermanfaat. 😀

Salam,

-IT-

Semoga Cepat Sembuh, Mbah Januari 7, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags:
8 comments

Saya mendoakan agar anda bisa sehat seperti dulu lagi.

soeharto-1973.jpg

Agar kita (saya, anda, dan segenap bangsa Indonesia) bisa bercengkrama dengan anda di meja hijau. Sekedar untuk mengingat prestasi di masa lalu, “kenakalan” di masa lalu, dan hal-hal yang “penting” lainnya. Agar kenangan itu bisa menjadi pelajaran bagi anak cucu kita nanti.

Bagaimana riwayat kesehatan beliau, dapat anda baca di SINI.

Cepat sembuh ya, Mbah! Kami menunggumu.

Sumber foto : INI

Salam,

-IT-