jump to navigation

Velvet Room di Blitz Januari 17, 2008

Posted by irvan132 in Tempat.
Tags:
trackback

Blitz Megaplex membuat terobosan baru dalam menonton film. Kali ini, mereka membuat sebuah Velvet Room yaitu suatu ruangan bioskop yang di dalamnya berisi tempat tidur. Jadi, penonton tidak akan duduk ketika menonton, mereka bisa “tiduran” sambil memakai selimut. Wah, cukup unik dan sangat layak untuk dicoba.

Fasilitas Velvet Room ini baru akan diluncurkan pada Bulan Maret 2008. Dan, ini hanya akan ada di Blitz Megaplex di Pasific Place Jakarta. Harga tiket masuk adalah 200 ribu rupiah untuk 2 orang. Apabila anda hanya menonton 1 orang, anda tetap harus membayar 200 ribu rupiah karena memang konsepnya untuk berpasangan. Tidak disebutkan ada berapa tempat tidur (sofa bed) di dalam 1 ruangan bioskop.

Dengan adanya fasilitas ini, tampaknya Blitz akan semakin tancap gas di dunia hiburan. Apalagi, di sini sudah ada pembelian tiket secara online. Akan tetapi, saya ada sebuah kritik untuk bioskop ini. Kritik saya tentang masalah kurang up to date filem yang ada di bioskop ini. Jadi, filem-filem baru sering “telat” muncul di sini. Di saat, di bioskop lain, selain Blitz, sudah muncul, di sini malah belum ada. Itu saja. Secara keseluruhan, Blitz sangat baik menurut saya.

Salam,

-IT-

Komentar»

1. Brahmasta - Januari 17, 2008

Wah mahal yak. Hehe..
Kayaknya seru tuh. Kalau filmnya bosenin tinggal tidur aja😀 Kemarin soalnya gw ketiduran nonton Golden Compass. Terus tempat duduknya ga nyaman banget buat tidur. Terobosan yang baik.. Hahaha..

2. rumahkayubekas - Januari 17, 2008

He he bener- bener ngga cuma menghibur,
Nonton sendiri, film jelek tarik selimut tinggal tidur ato kabur,
Nonton bedua, mo film jelek or bagus, boro- boro bisa tidur,
yang pasti tangan kiri- kanan ngga ada yang nganggur,
Sibuk sibuk pasti betempur,

Don’t believe it? We have to make sure,

3. Pengumuman: Undangan Kopdar Bandung Bagian 2 !!! « Numpang Mejeng - Januari 17, 2008

[…] saya sekalian mengundang  kepada sahabat -sahabat yang pernah datang kopdar kemarin, dan juga yang  ingin  […]

4. dheend - Januari 17, 2008

walah2..ini mw nonton apa mw tidur? hehe.. tapi seru juga kyknya.. perlu dicoba tuhh..hoho..menunggu.. menunggu ;p

5. irvan132 - Januari 17, 2008

@ brahmasta
haha…makin enak dong buat tidur doang ketimbang nonton.

@ rumahkayu
wkakaka…nakal banget komennya kang.😛

@ dheend
maret ini kok. bentar lagi.

-IT-

6. Praditya - Januari 18, 2008

Ngakak baca komen kang herry😆

7. trusmansjah - Januari 18, 2008

pasti ini bob, pasti ini untuk :sensor: ck ck ck makin aneh aja… btw perasaan di 21 Plaza Senayan bukannya ada yang seperti ini ya? Premiere gitu namanya?? CMIIW

8. emyou - Januari 18, 2008

Yahhh… kalo emang niat mo tidur mah, ngapain juga musti bayar dua ratus ribu, mending juga di kost aja, gratis. Nonton film sambil tiduran mala bikin gw gak konsen ama filmnya
Pengen nonton film sambil tiduran?? Puter aja dvd di kost.
Lagian kalo buat gw si rugi, uda bayar segitu ditinggal tidur.
So that’s definitely not my choice (kecuali kalo ditraktir tentunya, hehehhe… *ogah rugi mode on*)

9. edratna - Januari 18, 2008

Kita tunggu aja, apakah konsep ini akan laku di pasar. Dulu, grupnya Lativi juga membuat konsep seperti ini, bioskop untuk kelas atas, kita bisa datang berpasangan, makan kue sambil menonton….tapi kok kayaknya adem-adem aja ya hasilnya.

Mungkin budaya kita, lebih suka nonton video jika bersama keluarga. Sedang yang masih pacaran, tentunya udah kelas menengah atas, karena harga tiket di atas Rp.100.000,-…sedangkan yang ekonomi nya seperti itu, saya kira masih punya banyak pilihan lain untuk menikmati hiburan.

10. atmo4th - Januari 18, 2008

blitz juga punya masalah tentang aspect ratio layar..
waktu itu nonton transformer jadi pusing sendiri.

tapi selain film itu no problem, jadi pengen coba velvet room😀

11. irvan132 - Januari 18, 2008

@ praditya
hahaha. sama ngakak.

@ tomy
yah, gw ga tau juga. bagus lah kalo udah ada. ada saingan. bisa turun harga.

@ emyou
kayaknya lebih mencerminkan gaya hidup aja itu. misalnya udah bosen nonton DVD di rumah, dateng ke velvet bisa jadi pilihan. apalagi kalo gratis. wkakaka.

@ edratna
bener, kayaknya targetnya emang buat esmud (eksekutif muda).

@ atmo4th
wah, itu saya ga perhatiin. yang jelas, velvet emang layak dicobain.😀

-IT-

12. dzaky - Juli 15, 2009

velvet macam ini, bagaimanapun berpasangan (pacaran lagi) jelas HARAM.. saya gak setuju, memfasilitasi tidur berdua berselimut lagi… Astagfirulloh… mending uang Rp 200 ribu tambah Rp 300 ribu lagi jadi Rp 500 Ribu pergi ke KUA (Pada nikah aja). Abis itu nonton dirumah bersama pasangan syah (mau pake selimut ke, mau gak pake apa2 kek terserah… ini HALAL).

13. dz_aki - Januari 2, 2010

setuja aja kalo kita orang mengikuti perkembangan zaman,yg penting iman tetap dijaga…
keep moslem in my heart.
thnx all.

14. Deebatz - November 19, 2010

iyaaah..
d’liat2 model-nya ngikutin the premiere d’PS..
cuma klo d’the premiere jatoh’a sih kyk bioskop bysa tp lebih comfortable..
love to watch movie on The Premiere..😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: