jump to navigation

Tuduhan Tidak Berdasar April 30, 2008

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
Tags: ,
trackback

Tidak hanya di dunia maya saja ada kasus tuduh menuduh yang mendiskreditkan seseorang, tetapi di dunia nyata pun ini juga terjadi. Kalau di dunia maya, kasus yang cukup kontroversial adalah ketika terjadi tuduh menuduh yang menyerang para blogger. Sedangkan di dunia nyata, kasus yang sedang hangat adalah tuduhan salah satu Presiden terhadap wartawan senior dalam kasus percobaan pembunuhan.

Coba anda bayangkan apakah pantas Presiden bersikap “tembak langsung” tanpa berpikir lebih dalam ketika menuduh seseorang? Apalagi yang dituduhkan adalah kasus yang sangat keras yaitu percobaan pembunuhan. Di sisi lain, Presiden ini merupakan orang yang meraih hadiah Nobel Perdamaian. Sepertinya tampak absurd sekali.

Tuduh menuduh memang enak dilakukan ketika kita sedang berada di dalam keadaan terpojok, di dalam hal ini sebagai korban. Terlebih, yang menyangkut nyawa manusia. Akan tetapi, tuduhan yang ditujukan tidak boleh sembarangan. Menuduh boleh, tetapi disertai dengan bukti dan fakta yang relevan. Jangan asal tuduh saja.

Kalau asal tuduh saja, itu seperti seseorang yang tidak pernah mengecap bangku sekolah. Ditambah lagi, menuduh seseorang di depan media massa internasional. Ini sama saja dengan membunuh karakter seseorang secara pribadi. Tidak jarang pula, negara si tertuduh juga dicap “miring” terkait dengan semua tuduhan terhadapnya.

Maka itu, kalau mau menuduh seseorang harus belajar dulu. Belajar menemukan bukti dan fakta, tidak sekadar asumsi-asumsi belaka. Kalau hanya berdasarkan asumsi, itu dukun namanya.😀 Katanya Presiden, peraih Nobel, sekaligus orang yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM). Kalau masalah tuduh menuduh saja tidak dapat diselesaikan, lebih baik mundur saja jadi Presiden.

Salam,

-IT-

Komentar»

1. chatoer - April 30, 2008

Di indonesia kan menganut sistem praduga tak bersalah, harusnya benar2 diterapkan

2. deteksi - Mei 1, 2008

ah itu kan menunjukkan bahwa ternyata presiden negara baru jajahan australia itu bener2 goblok akut!!!

3. hevi.fauzan - Mei 1, 2008

@Chatoer, betul tuh mas. Dan di Indonesia biasanya kasus begini menganut sistem musyawarah MUFAKAT juga untuk menyelesaikannya.

Dape ceehh…

4. aRuL - Mei 1, 2008

tapi katanya tuh sudah minta maaf melalui PMnya Xanana

5. ridwan - Mei 1, 2008

daripada nyekem2 mendingan tampilin yang futsal lah…😀

6. irvan132 - Mei 1, 2008

@ chatoer
iya, tapi jangan asal tuduh.

@ deteksi
kalo saya bilang kegoblokan tidak tertahankan. parah.

@ hevi
orang yang asal tuduh semestinya yang minta maaf langsung.

@ arul
wah, kayaknya ga cukup deh. harus secara langsung dari orang yang nuduh sendiri dan mencabut tuduhan konyolnya itu tadi. lagian tuduhannya bukan hanya untuk si wartawan, tapi juga bangsa indonesia secara implisit. dan juga, di depan media internasional.

@ ridwan
wah, kalo ada masalah gini, bela bangsa lo. jangan terlalu apatis. wkakaka. soal maen bola, nyantai aja.🙂

-IT-

7. emfajar - Mei 2, 2008

klo masalahnya Indonesia-Timtim pasti si Xanana yang repot deh,, btw ramos horta pernah ngeraih nobel ya,, tapi kelakuannya ga seperti peraih nobel

8. ntox - Mei 28, 2009

maklum mas, nobelnya juga didapat dari hasil kerja orang lain..

menurut keterangan teman satu kamousnya di magisterpun, beliau tidak pernah berangkat ( inu kencana di ipdn undercover


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: