jump to navigation

Makin Rapat, Makin Akrab Juli 31, 2008

Posted by irvan132 in Berita.
Tags: , ,
5 comments

Sudah tidak bisa dipungkiri, kalau komunitas blogger asal bandung (Batagor) sudah besar. Bukan bermaksud untuk sombong, memang kenyataannya seperti itu. Karena kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan, komunitas ini secara de facto sudah berkontribusi untuk masyarakat (contribute for society). Mulai dari kegiatan membersihkan kota, kegiatan  sosial bersama anak-anak panti asuhan, dll, semua itu mencerminkan bahwa komunitas ini bukan komunitas “nongkrong-nongkrong” biasa. 😀

Hari Minggu kemarin, saya ikut kopdar Batagor yang ke-6. Bertempat di bawah jembatan layang (fly over) Surapati, kegiatan bulanan ini dilakukan. Saat baru pertama kali datang, saya terkejut. Anggota komunitas banyak sekali yang hadir. Dan juga, yang hadir ternyata banyak orang-orang yang tidak saya kenal, hanya beberapa orang saja yang saya kenal. Ini berita bagus. Artinya, makin banyak yang orang yang hobi blogging. Pemikiran kalau blog itu penting bisa ditanamkan. 🙂

Untuk acara bulanan kali ini, saya mengambil kesimpulan bahwa makin rapat makin akrab. Lihat saja di bagian foto di bawah ini. Semua orang duduk merapat. Tidak ada yang terpisah dari lingkaran, semuanya terfokus menjadi satu. Keren. Kalau dulu masih sering bercengkrama sendiri-sendiri, sekarang sudah lain. Suasana sangat akrab sekali.

Semoga Batagor makin sukses. Makin bermanfaat untuk masyarakat. 😀

Salam,

-IT-

All Night Long Juli 27, 2008

Posted by irvan132 in Hedon.
Tags: , ,
10 comments

Kembali lagi menuju kebiasaan lama, yaitu olahraga malam. Sudah lama saya tidak jalan bersama teman-teman. Kalau hanya makan dan mengobrol sudah biasa. Akan tetapi, kali ini jalan bersama mereka untuk bersenang-senang, sekalian saja perayaan kelulusan.

Kalau sudah berhubungan dengan kata “senang-senang”, semuanya pasti antusias dan semangat. Benar saja, hal ini ditandai dengan tidak ada yang terlambat sama sekali. 🙂 Ya sudah, langsung menuju ke tempat yang telah disepakati.

Ternyata, di dalam sana suasana sangat ramai. Meriah. Kebetulan juga ada acara promosi salah satu produk rokok. Lantunan musik juga mendebarkan, bukan R&B tetapi Techno Progressive. Makin ramai. 😀

Berikut ini screenshot lain suasana kemarin:

Salam,

-IT-

Menikmati Bumbu Desa Mei 4, 2008

Posted by irvan132 in Tempat.
Tags: , ,
17 comments

Akhir-akhir ini, saya sering mengunjungi restoran bernuansa Sunda. Bukan suatu kebetulan, melainkan sudah bosan dengan tempat-tempat yang itu-itu saja. Lagipula, sekarang ini restoran-restoran yang berkonsep “back to nature” sedang booming. Tampaknya, orang lebih suka terhadap restoran jenis ini dibandingkan restoran franchise. Kalau dulu, kuno jika makan di restoran khas Indonesia. Sekarang, keadaan berbalik, semua orang berbondong-bondong mencari restoran khas Indonesia.

Jumat kemarin, saya berkesempatan mencoba salah satu khas Sunda, yaitu Restoran Bumbu Desa. Restoran ini terletak di Jalan Laswi, Bandung. Jika anda melewati jalan itu, restoran ini sangat mudah ditemukan karena tempatnya cukup khas.

Dari menu makanan yang ditawarkan, sebenarnya hampir sama dengan restoran Sunda lainnya seperti Warung Nasi Bancakan. Hanya saja, lebih beragam. Di sana, yang paling saya suka adalah perkedel jagung. Maklum, sudah lama tidak makan perkedel jagung. Susah mendapatkan perkedel jagung di kota Bandung tercinta ini. 😛 Untuk tata restoran, semuanya kelihatan mewah. Ada gambar-gambar khas yang mencerminkan aroma pedesaan. Menurut saya, ini lebih sekadar untuk menunjukkan brand Bumbu Desa™ tadi.

Restoran ini sangat cocok bagi anda yang ingin mengajak keluarga makan malam di luar. Selain tempatnya luas, suasana yang ditawarkan memang benar-benar untuk keluarga. Saat saya makan di sana, banyak sekali keluarga besar yang makan.

Untuk masalah harga, dapat saya katakan bahwa restoran ini tergolong mahal. Saat saya dan teman-teman makan di sana (6 orang), kami membayar sekitar 200 ribu rupiah dengan lauk pauk yang standar. Berikut ini screenshot makan malam di restoran Bumbu Desa:

Salam,

-IT-

Ada Kopdar, Ada Makanan April 27, 2008

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
Tags: , ,
22 comments

Kalau berbicara tentang Kopdar, Gathering, Coffee Land, apapun namanya, suasana ramai sudah menjadi hal yang biasa. Ramai karena semua orang datang, berkumpul, dan bercengkrama satu sama lain. Keramaian juga terjadi ketika acara Kopdar komunitas blogger Bandung, Batagor, yang berlangsung hari minggu. Tidak hanya para blogger yang hadir di sana, tetapi juga komunitas Pivijis Flexter (Flexi mania) dan komunitas Linux (Linux mania). Bertempat di Taman Lanjut Usia (Lansia) Bandung dengan acara utama adalah membersihkan lingkungan dari sampah. Setelah bebersih sampah, ada juga games-games lucu dan seru agar suasana selalu fun.

Akan tetapi, bukan kebebasan™ namanya jika hanya membahas hal-hal yang bersifat biasa dan terkesan klise seperti di atas. Hal yang akan saya bahas adalah makanan. Saya ambil tema ini karena pertemuan yang indah tidak hanya berkesan dengan kehadiran, tetapi juga makanan apa yang disajikan di dalam pertemuan itu. Mungkin anda kurang menyadari pentingnya arti makanan. Oleh karena itu, mulai sekarang, cobalah untuk lebih bijak dalam melihat makanan di dalam pertemuan. 🙂

Bagaimana pun, makanan atau lebih sering dikenal sebagai konsumsi, menentukan sikap untuk datang ke dalam setiap pertemuan. Bukan berpikir bahwa tidak datang jika tidak ada makanan. Bukan itu. Ini lebih ke arah keputusan yang diambil untuk datang atau tidak. Dengan adanya makanan, keputusan akan terpengaruh. Akan tetapi, jangan terlalu naïf bahwa ini sikap mengemis makanan. Tidak sama sekali. Silakan buang jauh-jauh pemikiran seperti itu.

Berikut ini daftar makanan dan minuman yang hadir ketika Kopdar Batagor Jilid 3:

Poster Bebersih Batagor.

Starbucks Crew.

Kopi Starbucks.

Rumah makan.

Nasi Padang.

Jadi, kesimpulannya adalah bahwa makanan penting di setiap pertemuan. Dia mampu mempengaruhi keputusan anda. Untuk para blogger yang suka Kopdar, saya menyarankan kepada panitia penyelenggara kopdar anda masing-masing agar menyiapkan makanan secukupnya. Tidak perlu mewah, yang penting berkelas. 😛 Sudah saatnya membuat semboyan “Ada kopdar, ada makanan”. Hare gene ga pake makan!

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada penyedia makanan dan minuman di acara Kopdar yaitu Flexter (yang membeli nasi padang) dan Starbucks (kopi).

Salam,

-IT-