jump to navigation

Ditegur Khatib April 11, 2008

Posted by irvan132 in Kehidupan.
Tags: ,
13 comments

Saya terkejut ketika Presiden menegur salah satu peserta Forum Pembekalan Konsolidasi Pimpinan Daerah di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, hari Selasa yang lalu. Kalau dilihat dari mimik wajah Presiden, teguran itu bersifat serius. Sangat serius malah. Teguran ditujukan kepada peserta yang tidur ketika Presiden menyampaikan pidatonya. Peserta yang tidur ini juga bukan “orang” biasa. Mereka adalah para pemimpin daerah, para pemimpin rakyat. Ketika ditegur, pasti “tersangka” merasa malu yang amat sangat. Makanya, jangan tidur, Pak! 😛

Kejadian ini sebenarnya wajar jika kita berbicara tentang masalah birokrasi. Kejadian kemarin itu adalah contoh bentuk tindakan di kalangan pemerintah. Contoh lain adalah di lingkungan militer. Kalau sudah terjadi “teguran” seperti itu, apalagi saat momen-momen yang penting, “tersangka” bakal mendapat hukuman yang setimpal. Salah satunya adalah berguling-guling di lapangan saat terik matahari. Jadi, saya simpulkan bahwa terguran merupakan salah satu konsekuensi logis di dalam sebuah sistem.

Nah, bagaimana kalau di dalam sistem yang tidak ada birokrasinya? Apakah konsekuensi seperti itu berlaku? Contoh kecil saja ketika kita (muslim) sedang melaksanakan sholat Jumat. Momen ketika khatib menyampaikan khutbah. Pada saat khutbah, banyak sekali umat-umat yang tidur. Karena tidur, tentu saja mereka tidak mendengarkan apa isi khutbah yang disampaikan. Saya pun sering tidur ketika mendengarkan khutbah. Selama itu pula, saya belum pernah melihat khatib yang menegur. Khatib seolah acuh tak acuh dan asyik menyampaikan khutbahnya tanpa peduli dengan umat-umat yang tidur. 🙂

Kalau sudah seperti ini, tidak ada yang bisa disalahkan. Urusan agama, urusan hati. Itu tergantung dari pribadi masing-masing. Saran saya untuk mengurangi jumlah umat yang tidur adalah mengingatkan umat agar tidak hanya diam ketika khatib naik mimbar, tetapi juga TIDAK TIDUR saat khatib menyampaikan khutbah. Memang kalau masalah agama, semuanya sama di mata Yang Kuasa. Akan tetapi, sebagai pemimpin di atas mimbar setidaknya mengingatkan dan juga sebagai orang yang dipimpin hendaknya menghormati pemimpinnya. Biar tidak ada tegur-teguran lagi. 😛

Stop Tidur Ketika Sholat Jumat!

Salam,

-IT-