jump to navigation

Hit Dengan Konten Positif April 18, 2008

Posted by irvan132 in Keluh Kesah.
Tags: , ,
7 comments

Blog itu bebas, tergantung dari penulisnya. Menulis apa saja, sesuai selera. Menulis apa yang kita sukai. Tidak peduli kepada apa yang akan dikatakan pembaca nanti setelah membaca blog kita. Di situlah salah satu seni blogging.

Akan tetapi, bagaimana jika blog diisi dengan konten negatif? Berpikirlah 2 kali, bahkan sampai 1000 kali! Mengapa? Kalau menurut saya, itu tidak penting. Alangkah banyaknya sesuatu yang berguna yang dapat kita tulis. Hal yang bermanfaat bagi orang lain. Sebisa mungkin ciptakan konten positif.

Konten positif menurut saya adalah konten yang memenuhi kriteria di bawah ini:

  1. Narasumber yang jelas.
  2. Tidak menimbulkan interpretasi ganda (ambigu).
  3. Tidak asal mengutip.
  4. Merupakan pengetahuan.
  5. Dapat dipertanggungjawabkan.
  6. (silakan tambah sendiri…) 😀

Oleh sebab itu, isilah blog anda dengan konten positif. Trafik yang meningkat hanya sebuah efek samping dari blog dengan konten positif. Itu hanya sebuah indikator saja. Selebihnya, semua tergantung kepada isi blog itu sendiri.

*Menuju 100.000 hit dengan konten positif. 😛

Salam,

-IT-

Era Pemblokan Dimulai Maret 24, 2008

Posted by irvan132 in Teknologi.
Tags: ,
19 comments

Setelah sekian lama, akhirnya era ini bakal terjadi juga. Situs-situs porno akan diblok untuk internet di Indonesia pada bulan April nanti. Ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meminimalisasi penyalahgunaan internet. Secara teknis, pemblokan situs-situs ini akan terjadi di dalam 3 layer. Layer pertama adalah pemblokan dari pengguna internet itu sendiri. Jadi, pemerintah akan menyediakan software khusus yang dapat di-download dan diinstal di komputer pengguna. Layer kedua adalah pemblokan dari institusi-institusi di Indonesia. Maksudnya adalah seorang administrator jaringan dapat memblok dari gateway mereka masing-masing. Terakhir, adalah layer ketiga. Di sini pemblokan dilakukan di level Internet Service Provider (ISP). Sepertinya filter akan dipasang di jaringan Indonesia Internet eXchange (IIX).

Kalau menurut saya, ini upaya yang cukup selektif untuk menyikapi perkembangan internet saat ini, khususnya di Indonesia. Sangat selektif karena pemerintah tidak melakukan blok besar-besaran terhadap konten di internet. Kita mengetahui bersama bahwa konten di internet tidak ada batasnya. Konten-konten porno hanya sebagian kecil saja. Masih banyak sebenarnya konten-konten yang “lebih” mematikan daripada situs-situs “biru” yang sekarang berkembang. Contoh saja, konten-konten yang bersentuhan langsung dengan SARA banyak sekali. Mungkin konten seperti itu tidak termasuk di dalam kategori porno, tetapi dampak akibatnya bisa sama mematikan dengan situs-situs dewasa. 🙂

Tidak hanya konten-konten yang berbau SARA saja, konten seperti cracking, carding, file sharing, dll juga bisa berdampak buruk jika digunakan untuk hal-hal yang dilarang. Dan lagi-lagi, itu merupakan bagian dari dunia internet yang sangat luas itu. Semua orang bisa berpartisipasi menyediakan konten apa saja di internet. Yang dapat membatasi ini hanyalah konten itu sendiri. Analoginya kira-kira seperti ini, tidak mungkin ada orang yang membeli, jika barangnya tidak ada (nihil) di pasaran. Anggap saja, barang yang saya maksud di sini adalah konten. Nah, jika konten tidak tersedia, maka orang pasti tidak ada keinginan memiliki (membeli).

Kembali ke topik tulisan. Saya sangat setuju adanya pemblokan terhadap situs-situs porno karena jelas banyak bahayanya dibandingkan manfaatnya. 😀 Akan tetapi, saya sangat tidak setuju terhadap pembatasan konten-konten di intenet. Maksudnya adalah ketika ada kelanjutan pemblokan terhadap konten selain porno yang “dilarang” pihak-pihak tertentu. Entah karena hal-hal tertentu atau kebijakan satu pihak belaka. Ini yang bermasalah. Kalau internet sudah dikuasai satu orang saja, nilai objektifitas akan turun drastis. Tidak akan ada lagi yang namanya kontrol sosial. Sama seperti media massa yang “masih” dikuasai oleh sebagian orang saja. Pasti ada saja tekanan sana-sini di dalamnya. Bagaimana tidak, information is the power. Orang yang kuat adalah orang yang mengetahui informasi. Oleh sebab itu, semoga saja tidak terjadi pemblokan berkelanjutan di internet Indonesia. Kalau situs-situs “biru” boleh saja, tetapi tidak untuk informasi underground lainnya. Karena biasanya informasi dari komunitas underground sangat objektif untuk dipelajari dan dianalisis. 😀

Salam,

-IT-